COVID-19 di RI

(data per 24 November 2020)
506302
Positif
425313
Sembuh
16111
Meninggal
Pencegahan Info Kasus

Bayi Kuning, Apa yang Harus Dilakukan?

Hellofit

Bayi kuning sering terjadi setelah lahir. Terutama yang lahir di bawah 38 minggu karena kadar bilirubin yang tinggi pada darah. Bilirubin merupakan pigmen kuning hasil pecahan sel darah merah mati yang diproses oleh hati dikirim ke usus dan dikeluarkan bersama feses.

Baca Juga: Mengenal Baby-Led Weaning yang Masih Kontroversi Sejak 2003

Kadar bilirubin dapat diketahui dengan melakukan pengecekan pada darah bayi. Kadar bilirubin yang tinggi pada bayi baru lahir dapat terjadi karena organ hati yang belum sepenuhnya mampu memeroses bilirubin. Sementara kerusakan sel darah merah juga terjadi lebih cepat pada beberapa hari kehidupan.

Kondisi yang sering disebut sebagai penyakit kuning fisiologis ini ditandai dengan gejala kulit dan bagian putih dari mata berubah warna menjadi kuning. Sebagian bayi yang menunjukkan gejala penyakit kuning dapat sembuh dalam satu minggu.  

Biasanya dokter akan menganjurkan untuk terus memberikan ASI. Itu sebabnya sebaiknya jangan membiarkan bayi tidur lebih dari 4 jam di malam hari tanpa menyusui. Hal ini karena asupan ASI dapat membantu mengurangi peningkatan bilirubin.

Namun terdapat pula kasus ikterus ASI di mana ada zat-zat pada ASI yang justru menghambat kemampuan hati untuk memeroses bilirubin. Ini lebih sering terjadi pada akhir minggu pertama. Untuk membedakan penyakit kuning karena menyusui yang tidak memadai dengan penyakit kuning karena zat-zat tertentu pada ASI adalah pada waktu terjadinya. Penyakit kuning karena menyusui yang tidak memadai sering disebut ikterus dini karena terjadi pada awal-awal kelahiran. Sementara ikterus ASI terjadi pada akhir minggu pertama.

Kapan perlu menghubungi dokter?

Penyakit kuning sering disadari setelah ibu dan bayi pulang dari rumah sakit. Oleh karena itu, jika tanda-tanda penyakit kuning muncul sebaiknya dapat memberi tahu dokter yang menanganinya untuk membuat janji konsultasi dan pengecekan bilirubin. Hubungi dokter sesegera mungkin jika penyakit kuning pada bayi tidak sembuh dalam seminggu dan menunjukkan gejala yang semakin memburuk, segeralah menghubungi dokter. Tanda-tanda penyakit kuning memburuk pada bayi meliputi:

  • Kulit bayi menjadi lebih kuning dari sebelumnya.
  • Kulit di perut, lengan atau kaki terlihat kuning.
  • Bagian putih mata bayi terlihat kuning.
  • Bayi lesu, sakit dan susah dibangunkan.
  • Bayi tidak bertambah gemuk atau malas menyusu.
  • Bayi sering menangis dengan nada tinggi.
  • Bayi mengalami demam

Dapatkan penyakit kuning pada bayi dicegah?

Pencegahan bilirubin sebenarnya tidak bisa sepenuhnya dilakukan. Namun ibu dianjurkan segera memberikan ASI kepada bayi. Pemberian ASI wajib dilakukan dengan sering antara 8 hingga 12 kali sehari. Pemberian ASI yang sering dapat membantu bilirubin keluar lebih cepat dari tubuh. Penyakit kuning juga lebih berisiko terjadi pada bayi prematur, bayi yang mengalami memar pada saat kelahiran dan ketika golongan darah bayi berbeda dengan ibunya.

(JFS/FS)

Referensi:

https://www.pediatricandadolescentmedicine.net/Jaundiced-Newborn

https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/infant-jaundice/symptoms-causes/syc-20373865

https://www.cdc.gov/breastfeeding/breastfeeding-special-circumstances/maternal-or-infant-illnesses/jaundice.html

0 Comments

Leave a Reply

More great articles

Apa Itu Bell’s Palsy yang Sempat Dialami Rano Karno?

Ada yang pernah dengar penyakit Bell’s palsy? Barangkali nama penyakit ini mulai merakyat ketika Si Doel anak betawi alias aktor…

Selengkapnya

Biar Orangtua Nggak Kaget, Ini yang Perlu Diketahui saat Bayi Tumbuh Gigi

Biar tidak kaget dan khawatir, ada banyak hal yang perlu orangtua ketahui saat anak sedang tumbuh gigi. Salah satunya adalah…

Selengkapnya

Roy Kiyoshi dan Bahaya Minum Obat Tanpa Resep Dokter

Ada yang menarik dari kabar ditangkapnya Roy Kiyoshi diduga karena menyimpan dan mengonsumsi obat psikotropika jenis benzo pada Rabu, (6/5)…

Selengkapnya
Arrow-up