COVID-19 di RI

(data per 19 Oktober 2020)
365240
Positif
289243
Sembuh
12617
Meninggal
Pencegahan Info Kasus

Hindari Tiga Kebiasaan Buruk Dalam Mencuci Tangan

Hellofit

Rajin mencuci tangan merupakan salah satu pelajaran berharga yang kita peroleh selama masa pandemi Covid-19. Kendati sepele, mencuci tangan merupakan cara efektif mencegah infeksi bakteri, virus maupun parasit penyebab penyakit. Jika diingat-ingat kembali, ada satu kebiasaan buruk yang bisa kita lihat setelah menggunakan toilet umum. Meski sudah banyak yang mencuci tangannya setelah menggunakan toilet, tapi tidak sedikit pula yang pergi begitu saja tanpa membersihkan tangannya.

Baca Juga: Lebih Aman Mana? Cuci Tangan VS Pakai Sarung Tangan

Pada umumnya terdapat tiga tingkatan masalah dalam perilaku bersih mencuci tangan, meliputi pertama, mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun tapi tidak cukup lama sehingga belum mampu mematikan kuman yang berpotensi menginfeksi setelah menggunakan toilet. Kedua, mencuci tangan dengan air mengalir tapi tidak menggunakan sabun. Dan ketiga, tidak mencuci tangan sama sekali setelah menggunakan toilet. Ketiganya sama-sama berisiko kendati mungkin masalah pertama mungkin sedikit lebih aman dibanding yang lainnya.

Cara terbaik untuk membunuh kuman adalah mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir selama 20 detik. Padahal menurut penelitian rata-rata orang mencuci tangannya hanya selama 6 detik. Kebiasaan buruk tidak mencuci tangan dengan benar adalah masalah besar.

Namun yang paling mengesalkan ketika masih banyak orang yang tidak mencuci tangannya setelah menggunakan toilet. Ini membuat penyakit menular lebih mudah. Sudah bukan rahasia lagi bahwa rajin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir dapat mencegah penyebaran infeksi pernapasan, diare dan disentri dari satu orang ke orang lain.

Anda tidak pernah tahu setelah keluar dari toilet akan menyentuh benda apa saja. Anda juga mungkin berjabat tangan dengan teman atau rekan anda saat berpapasan. Lebih berbahaya lagi jika anda harus menyiapkan makanan dan minuman kepada orang lain. Jika anda saja tidak membiasakan mencuci tangan, anda wajib khawatir bahwa ada banyak orang yang melakukan hal yang sama. Berada di tempat umum akan menjadi tempat yang tidak aman jika kebiasaan buruk ini masih dilakukan.

Sejauh ini ada banyak studi tentang kebiasaan mencuci tangan yang sudah banyak dipublikasikan. Barangkali hasil penelitian ini akan membuat anda menggelengkan kepala dan menyadari mengapa penularan penyakit begitu mudah terjadi. Berikut adalah rangkuman temuan para peneliti tentang kebiasaan mencuci tangan:

  • 15% pria dan 7% wanita tidak mencuci tangan
  • Hanya 50% pria dan 78% wanita yang mencuci tangan menggunakan sabun
  • Wastafel kotor lebih biasanya akan dihindari. Tidak ada orang cuci tangan di kamar mandi dengan wastafel kotor.
  • Para penulis percaya bahwa ketika orang keluar makan dan minum pada waktu malam hari, biasanya jarang sekali memperhatikan kebersihan tangan karena mereka berada dalam kondisi yang lebih santai sehingga kebersihan tangan menjadi kurang prioritas.
  • Orang akan cenderung mencuci tangan di kamar mandi ketika muncul tanda-tanda tangan kotor.

(JFS/FS)

Referensi:

https://www.cdc.gov/handwashing/when-how-handwashing.html#:~:text=Wet%20your%20hands%20with%20clean,for%20at%20least%2020%20seconds.

https://www.medicalnewstoday.com/articles/261875#1

0 Comments

Leave a Reply

More great articles

WHO Peringatkan Bahaya Penggunaan Antibiotik pada Pasien Covid-19

Badan Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan penggunaan antibiotik dalam rangka mengatasi virus Covid-19 dapat mengakibatkan kekebalan dan resistensi bakteri yang bisa…

Selengkapnya

BPOM Percepat Penelitian Obat dan Jamu Penangkal COVID-19

Badan POM Indonesia menilai potensi keanekaragaman hayati di Indonesia berpeluang besar untuk dikembangkan menjadi produk inovasi guna membatu penanganan pandemi…

Selengkapnya
Jahe Ginger Root

Benarkah Jahe dapat Menangkal Virus Corona?

Jahe Merah untuk Menangkal Corona Jahe merah adalah tanaman dengan rimpang berwarna merah, yang memiliki ukuran lebih kecil dari jahe…

Selengkapnya
Arrow-up