COVID-19 di RI

(data per 24 November 2020)
506302
Positif
425313
Sembuh
16111
Meninggal
Pencegahan Info Kasus

Aturan Penggunaan Probiotik

Hellofit

Kebanyakan bakteri adalah penyebab penyakit pada tubuh manusia. Namun beberapa jenis bakteri hidup justru bermanfaat untuk mencegah penyakit. Kebanyakan orang mengenalnya dengan Probiotik yakni bakteri baik yang sangat membantu dalam menjaga kesehatan usus.

Baca Juga: Gejala, Cara Mencegah dan Mengobati Disentri

Prinsip kerjanya hampir sama dengan keberadaan bakteri baik pada tubuh kita yang dapat mencegah datangnya bakteri jahat yang mengancam kesehatan. Namun penggunaan obat-obatan antibiotik tidak saja membunuh bakteri jahat tapi juga membunuh bakteri baik. Oleh karena itu, probiotik akan membantu mengganti bakteri baik yang telah mati dan kembali menyeimbangkan tubuh untuk bekerja sebagaimana mestinya.

Penggunaan probiotik untuk kesehatan usus sudah diterima secara umum. Terdapat beberapa makanan fermentasi yang mengandung probiotik atau ditambahkan probiotik seperti yogurt, kefir, asinan kubis, acar, miso, tempe, kimchi, roti dan beberapa keju. Banyak juga yang sengaja membeli dan mengonsumsi produk probiotik setiap hari untuk melancarkan pencernaan. Selain dari jenis makanan ini, probiotik juga dapat diperoleh dari suplemen kesehatan.

Probiotik juga dapat membantu dalam memelihara daya tahan tubuh. Manfaat bakteri probiotik yang menjaga keseimbangan mikroflora usus merintangi kolonisasi bakteri patogen di usus juga dapat memengaruhi pengaturan beberapa respon imun yang merupakan pertahanan awal di dinding usus. Hal ini terjadi dengan meningkatkan proliferasi leukosit intra epitel dinding usus, meningkatkan aktivitas sel mikrofa, meningkatkan Imunoglobin A yang berfungsi sebagai antibodi setelah kontak dengan antigen usus.

Probiotik memang memiliki manfaat bagi kesehatan namun memenuhi kebutuhan probiotik melalui suplemen kesehatan juga perlu berhati-hati karena tidak semua produsen melakukan pengujian sehingga belum terjamin jenis bakteri yang tercantum pada label efektif untuk kondisi yang anda alami. Selain itu, anda juga perlu mengetahui dampak negatif dari penggunaan probiotik dalam waktu lama agar tidak sembarangan dalam mengkonsumsinya.

Jenis Probiotik

Ada beberapa jenis probiotik yang umum digunakan yakni sebagai berikut:

  • Lactobacillus yang dapat ditemukan pada yogurt dan makanan fermentasi lainnya. Ini akan membantu mengatasi diare.
  • Bifidobacterium terdapat pada beberapa produk susu dan mampu meringankan gejala iritasi usus besar.
  • Saccharomyces boulardii adalah ragi yang ditemukan dalam probiotik yang juga berguna mengatasi diare dan masalah pencernaan.

Efek Samping Penggunaan Probiotik

Penggunaan probiotik dalam jangka waktu lama akan memberikan efek samping yang beragam bagi penggunanya. Hal ini tergantung dengan kondisi kesehatan pengguna. Klaim manfaat probiotik yang diakui di Indonesia baru sebatas bermanfaat untuk saluran cerna. Klaim suplemen probiotik di luar itu belum memiliki dasar penelitian yang kuat.

Penggunaan probiotik yang bermanfaat untuk saluran pencernaan juga mungkin disertai dengan efek samping. Menurut Badan POM Indonesia, efek samping ini dapat berupa infeksi sistemik, aktivitas metabolisme yang berbahaya, stimulasi kekebalan yang berlebihan pada individu yang rentan, dan transfer gen.

Peringatan penggunaan probiotik

Dengan alasan tersebut, Badan POM menilai penting memperhatikan peringatan yang tercantum pada label produk dan konsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi probiotik. Peringatan yang dimaksud meliputi:

  • Jangan digunakan melebihi aturan pakai yang dianjurkan.
  • Penggunaan probiotik untuk anak harus berdasarkan anjuran dokter.
  • Wanita hamil dan menyusui sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum mengonsumsi probiotik.
  • Hentikan penggunaan jika alergi (hipersensitif) terhadap zat aktif atau komponen lain yang terdapat dalam produk yang mengandung probiotik.

(JFS/FS)

Referensi:

Badan POM. (2020). Buku Saku Suplemen Kesehatan Untuk Memelihara Daya Tahan Tubuh Dalam Menghadapi Covid-19.

https://www.webmd.com/digestive-disorders/what-are-probiotics#1

https://www.health.harvard.edu/vitamins-and-supplements/health-benefits-of-taking-probiotics

https://www.health.harvard.edu/staying-healthy/how-to-get-more-probiotics#:~:text=The%20most%20common%20fermented%20foods,sourdough%20bread%20and%20some%20cheeses.

0 Comments

Leave a Reply

More great articles

Sederet Manfaat Kurma yang Tak Pernah Kamu Duga

Kamu suka mengemil makanan manis, tapi takut gula darah melonjak? Mungkin kurma bisa jadi jawabannya. Buah yang identik selalu ada…

Selengkapnya
Sunscreen Sunblock

Tidak Semua Tabir Surya Memiliki Manfaat

Sebagian besar dari kita terutama wanita tidak asing dengan penggunaan tabir surya. Anak-anak sampai orang tua menggunakan tabir surya pada…

Selengkapnya

Cari Tahu Manfaat Jamur Tiram untuk Kesehatan

Barangkali ada banyak Sobatfit yang gemar mengonsumsi jamur tiram namun tidak tahu kandungan dan manfaatnya untuk kesehatan. Jamur tiram yang…

Selengkapnya
Arrow-up