COVID-19 di RI

(data per 19 Oktober 2020)
365240
Positif
289243
Sembuh
12617
Meninggal
Pencegahan Info Kasus

Baik Untuk Sistem Imun, Konsumsi Vitamin C Berlebih Apakah Berbahaya?

Hellofit

Mengonsumsi vitamin C merupakan salah satu cara meningkatkan daya tahan tubuh. Vitamin yang dikenal juga dengan sebutan asam askorbat ini memberi efek pada mekanisme pertahanan, sebagai homeostatis imun serta antioksidan. Di masa pandemi seperti sekarang ini banyak orang berusaha memenuhi kebutuhan vitamin C dengan mengkonsumsi buah dan sayuran atau dengan rutin mengkonsumsi suplemen.

Barangkali anda juga sering khawatir apakah konsumsi vitamin C yang berlebihan dapat mengakibatkan kondisi yang justru memperburuk kesehatan? Jangan sampai alih-alih ingin memperoleh daya tahan tubuh yang kuat selama masa pandemi justru terjadi hal yang tak diinginkan karena konsumsi vitamin C yang berlebihan.

Melansir medicalnewstoday, konsumsi vitamin C sebenarnya aman untuk dilakukan. Hanya saja hal ini tidak berlaku pada semua orang. Ada beberapa orang yang mengalami efek samping ketika mengonsumsi terlalu banyak vitamin C yakni mengalami ketidaknyamanan pencernaan. Namun, sangat jarang efek samping tersebut mengarah pada masalah kesehatan yang lebih serius.

Sementara Katherine Zeratsky, R.D.,L.D dari mayoclinic mengatakan konsumsi makanan yang mengandung vitamin C tidak berbahaya namun mengkonsumsi suplemen vitamin C dalam dosis yang terlalu besar mungkin saja mengakibatkan beberapa kondisi seperti diare, mual, muntah, maag, kram perut, sakit kepala dan insomnia.

Batas Konsumsi Vitamin C

Konsumsi vitamin C dalam bentuk suplemen tetap perlu dibatasi agar tidak menyebabkan efek samping yang tidak diharapkan. Menurut praktisi gizi di Indonesia batas dosis yang ditoleransi oleh tubuh adalah 2000 mg per hari. 

Sementara menurut Kantor Suplemen Makanan (ODS) di Amerika Serikat, batas atas untuk asupan vitamin C pada orang berusia 19 tahun ke atas adalah 2.000 mg pada pria dan wanita. Batas tetap sama untuk wanita hamil atau menyusui.

Berikut adalah batas atas kadar vitamin C harian yang direkomendasikan oleh Kantor Suplemen Makanan AS untuk anak-anak:

  • 400 mg untuk bayi berusia 1-3 tahun
  • 650 mg untuk anak usia 4-8 tahun
  • 1.200 mg untuk anak usia 9-13 tahun
  • 1.800 mg untuk remaja berusia 14-18 tahun
  • 1.800 mg pada remaja hamil atau menyusui berusia 14-18 tahun

Sementara Food and Nutrition Board (FNB) pada Institute of Medicine (IOM) Amerika Serikat merekomendasikan tingkat asupan harian rata-rata vitamin C yang perlu dikonsumsi untuk memenuhi kebutuhan nutrisi bagi semua individu sehat yakni sebagai berikut:

  • 0–6 bulan baik pria dan wanita 40 mg
  • 7–12 bulan baik pria dan wanita 50 mg
  • 1-3 tahun baik pria dan wanita 15 mg
  • 4–8 tahun baik pria dan wanita 25 mg
  • 9-13 tahun baik pria dan wanita 45 mg
  • 14-18 tahun pria 75 mg, wanita 65 mg, ibu hamil 80 mg, dan ibu menyusui 115 mg
  • 19+ tahun pria 90 mg, wanita 75 mg, ibu hamil 85 mg, dan ibu menyusui 120 mg

Orang yang merokok akan membutuhkan tambahan 35 mg/hari vitamin C dari pada yang bukan perokok.

Efek samping konsumsi vitamin C berlebih

Pada dasarnya kelebihan vitamin C yang masuk ke dalam tubuh akan dibuang bersama urin. Namun ternyata mengkonsumsi vitamin C secara berlebihan dalam jangka waktu yang lama dapat mengakibatkan efek samping. Kendati demikian kondisi ini tergolong kondisi yang jarang terjadi. Adapun beberapa efek samping yang berbahaya dapat berupa:

  • Batu Ginjal

Seperti yang sudah dikatakan sebelumnya bahwa ketika kadar vitamin C berlebih masuk ke dalam tubuh akan dikeluarkan dalam bentuk urin. Kelebihan vitamin C inilah yang akan meningkatkan kadar oksalat dalam urin dan berujung pada batu ginjal kalsium oksalat. Para penulis studi kasus dalam jurnal Kidney International melaporkan bahwa seorang wanita menderita batu ginjal setelah mengonsumsi 4 gram atau lebih vitamin C setiap hari selama 4 bulan. Namun, para peneliti belum melakukan studi skala besar pada asupan vitamin C dan pembentukan batu ginjal. Mereka tahu bahwa orang yang memiliki riwayat batu ginjal lebih mungkin membentuknya jika mereka mengonsumsi vitamin C dalam jumlah besar.

  • Ketidakseimbangan nutrisi

Ada kekhawatiran konsumsi vitamin C yang melebihi dosis dapat mengganggu tubuh dalam memproses nutrisi penting lainnya. Vitamin C dapat mengurangi kadar vitamin B-12 dan tembaga dalam tubuh

Kekhawatiran lain mengenai asupan vitamin C yang berlebihan adalah bahwa hal itu dapat merusak kemampuan tubuh untuk memproses nutrisi lain. Kehadiran vitamin C juga meningkatkan kemampuan tubuh menyerap zat besi sehingga jumlahnya menjadi terlalu banyak dalam tubuh. Padahal kadar zat besi yang terlalu banyak dapat mengakibatkan kerusakan organ hati, jantung, pankreas, kelenjar tiroid dan sistem saraf pusat.

  • Menyebabkan Osteofit (Bone Spur)

Osteofit atau munculnya benjolan pada tulang disebut sebagai efek samping dari konsumsi vitamin C yang berlebihan.  Menurut Arthritis Foundation, satu studi menemukan bahwa kehadiran kadar vitamin C yang sangat tinggi dalam tubuh meningkatkan kemungkinan seseorang mengalami osteofit yang menyakitkan. Namun, ada pula studi penelitian yang menemukan bahwa orang-orang dengan kadar vitamin C rendah memiliki risiko lebih tinggi terkena rheumatoid arthritis atau radang sendi yang menyakitkan. Oleh karena itu temuan ini menekankan perlunya konsumsi suplemen vitamin C yang tepat dalam artian tidak berlebihan namun juga tidak bisa kurang dari yang seharusnya.

(JFS/FS)

Referensi:

https://ods.od.nih.gov/factsheets/VitaminC-HealthProfessional/

https://www.medicalnewstoday.com/articles/326249#recommended-dosage

https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/nutrition-and-healthy-eating/expert-answers/vitamin-c/faq-20058030

1 Comment

  1. Panduan Konsumsi Suplemen Vitamin E - Hellofit
    June 15, 2020

    Baca Juga: Baik Untuk Sistem Imun, Konsumsi Vitamin C Berlebih Apakah Berbahaya?

Leave a Reply

More great articles

Pepaya

Sumber Vitamin C

Selama pandemi covid ini, kita harus menjaga tubuh tetap sehat, salah satunya dengan mengkonsumsi vitamin C. Vitamin C ini dapat…

Selengkapnya

Tren Bersepeda di Masa New Normal dapat Cegah Osteoporosis

Bersepeda menjadi tren olahraga yang asik dan menyenangkan serta banyak dipilih oleh masyarakat indonesia dimasa New Normal Pandemi Covid-19. Penggunaan…

Selengkapnya
Hijab Syndrome

Hijabers; Hati-Hati dengan Hijab Syndrome!

Memakai hijab atau turban merupakan suatu gaya hidup bagi banyak perempuan di Indonesia saat ini. Apalagi semakin banyak public figure…

Selengkapnya
Arrow-up