COVID-19 di RI

(data per 21 September 2020)
248852
Positif
180797
Sembuh
9677
Meninggal
Pencegahan Info Kasus

Cari Tahu Manfaat Kesehatan Kacang Pistachio

Dr. Kezi'ah Wulan Tuerah

Kacang pistachio berasal dari kata Yunani pistakion yang artinya kacang hijau dan biasanya ditanam di daerah Mediterania. Sehingga wajar bila sebagian masyarakat Indonesia mungkin masih asing dengan kacang ini. Pistachio penuh dengan nutrisi dan sudah dikonsumsi oleh manusia sejak 7000 SM dan sampai saat ini sering digunakan dalam berbagai makanan.

Baca Juga: Gejala, Penyebab dan Pengobatan Diare

Walaupun mayoritas menganggap pistachio sebagai kacang, sebenarnya pistachio merupakan biji dari pohon pistachio. Biji ini hadir dalam berbagai warna, dari warna kuning hingga bermacam hijau. Pistachio umumnya berukuran panjang sekitar 2,5 cm dan berdiameter 13 cm. Bila ingin di konsumsi, harus mengupas kulit kerasnya terlebih dahulu. Penasaran apa aja keuntungan mengonsumsi pistachio? Mari kita simak.

Kandungan Nutrisi Pistachio

Menurut United States Department of Agriculture (USDA), 28 gram (g) atau sekitar 49 biji (1 porsi) pistachio mengandung:

Kalori: 159
Protein: 5.72 g
Lemak: 12.85 g
Karbohidrat: 7.70 g
Serat: 3.00 g
Gula: 2.17 g
Magnesium: 34 mg
Kalium: 291 mg
Fosforus: 139 mg

Vitamin B6: 0.482 mg
Thiamin: 0.247 mg

Manfaat Pistachio

  1. Tinggi Antioksidan

Kacang dan biji-bijian memang biasanya dipenuhi antioksidan, tetapi pistachio, merupakan salah satu kacang yang memiliki kadar antioksidan yang tinggi, dibandingkan kacang-kacang yang lain. Antioksidan merupakan zat yang berperan penting dalam kesehatan.

Menurut American Optometric Association, terdapat dua macam antioksidan, lutein dan zeaxanthin dalam pistachio yang dapat mengurangi risiko untuk terjadinya gangguan mata seperti degenerasi macula yang berhubungan dengan usia. Pistachio juga mengandung anthocyanins, yang merupakan antioksidan yang dapat membantu mencegah diabetes, kanker, penyakit jantung, dan obesitas.

  1. Tinggi Protein

Satu porsi pistachio sebanyak + 49 biji kacang mengandung hampir 6 gram protein, yang hampir sama dengan 1 telur besar.

Peneliti di University of Illinois-Urbana menemukan bahwa pistachio merupakan salah satu sumber protein vegan yang komplit, bersama dengan biji gandum, soba, algae, dan kedelai. Sehingga pistachio sebaiknya dimasukkan dalam diet para Sobatfit yang berencana menjalani diet vegan atau vegetarian.

Pistachio bahkan memiliki lebih banyak asam amino esensial dibandingkan kacang-kacangan lain. Asam amino ini dianggap esensial karena tidak dapat diproduksi oleh tubuh kita secara alami. Padahal dibutuhkan untuk memperbaiki otot setelah olahraga, membantu penyerapan nutrisi, serta berperan dalam pembentukan hormon seperti
human growth hormone (HGH).

2. Membantu Menurunkan Gula Darah

Pistachio memiliki indeks glikemik yang rendah, maka tidak memberikan peningkatan tajam pada gula darah setelah seseorang mengonsumsinya. Suatu studi kecil, menunjukkan bahwa setelah makan pistachio bisa menurunkan dula darah tinggi bila dikonsumsi dengan makanan tinggi karbohidrat seperti roti putih.

3. Mengontrol berat badan

Menurut Sobatfit, apakah lebih baik makan 7 kacang kenari dengan 185 kalori, atau mending makan 49 kacang pistachio dengan 159 kalori? Dua-duanya di hitung sebagai 1 porsi kacang, tetapi pilihan kedua akan membuat kalian kenyanag lebih lama.
Selain itu, karena pistachio disajikan dengan kulit yang harus di kupas sebelum makan, cangkangnya yang menumpuk dapat menjadi pengingat visual mengenai seberapa banyak yang sudah di makan. Ini akan membantu mengontrol jumlah cemilan yang kita makan.

4. Memelihara kesehatan jantung

Suatu studi yang dilakukan oleh Sheila G. West dan kawan-kawan, menunjukkan bahwa konsumsi rutin pistachio setiap hari selama satu bulan dapat menurunkan tekanan darah. Mengontrol tekanan darah merupakan hal penting dalam menjaga kesehatan jantung.

Selain tekanan darah, kolesterol tinggi juga dapat meningkatkan risiko terjadinya masalah jantung. Kolesterol tinggi dalam jangka lama akan mengendap sehingga mempersempit pembuluh darah jantung, yang.dapat menyebabkan serangan jantung.

Menurut penelitian yang dilakukan oleh Pennsylvania State University, mengonsumsi pistachio dapat menurunkan kadar kolesterol jahat yang disebut low-density lipoprotein (LDL).

5. Memelihara kesehatan saluran cerna

Semua kacang kaya akan serat, yang dapat mendukung kesehatan saluran cerna dengan cara mencegah konstipasi. Antioksidan pada pistachio juga dapat mengurangi resiko terkena kanker usus besar.

Menurut sebuah studi yang dilakukan pada tahun 2012 oleh Volker Mai dan teman-teman, bahwa mengonsumsi pistachio dapat meningkatkan jumlah bakteri yang baik dalam saluran cerna. Pada studi tersebut, beberapa relawan mengkonsumsi pistachio atau almond. Kemudian para peneliti memeriksa sampel feses dan menemukan bahwa
jumlah bakteri baik lebih banyak ditemukan dalam sampel feses relawan yang mengkonsumsi pistachio dibandingkan yang mengonsumsi almond.

Hebat ya? Kacang berwarna hijau ini, kecil tetapi banyak manfaatnya. Enak pula untuk di cemil. Semoga setelah kalian membaca artikel ini, kalian jadi semangat untuk coba pistachio bila kalian melihatnya di supermarket.

dr. Kezi’ah Wulan Tuerah

Siloam Hospitals Jember
Interest: Pulmonology, Neurology

Referensi:

“Pistachios: Nutrition, Benefits, Risks, & Preparation.” WebMD, WebMD, 4 Aug.
2019, www.webmd.com/food-recipes/benefits-pistachios#1.

“FoodData Central Search Results.” FoodData Central, fdc.nal.usda.gov/fdc-
app.html#/food-details/170184/nutrients.

Hernández-Alonso, Pablo, et al. “Pistachios for Health: What Do We Know About
This Multifaceted Nut?” Nutrition Today, Lippincott Williams & Wilkins, May
2016, www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4890834/.
“10 Benefits of Pistachios Supported by Science.” Medical News Today,
MediLexicon International,
www.medicalnewstoday.com/articles/322899#benefits-of-pistachios.

Walsh, Karla. “FYI: One Serving of Pistachios Has As Much Protein As An Egg.”
Women’s Health, Women’s Health, 3 June 2020,

www.womenshealthmag.com/food/a32162468/little-known-pistachio-
benefits/.

Benediktsdottir, Audur. “9 Health Benefits of Pistachios.” Healthline, Healthline

Media, 23 Oct. 2019, www.healthline.com/nutrition/9-benefits-of-
pistachios#1

West, Sheila G, et al. “Diets Containing Pistachios Reduce Systolic Blood Pressure
and Peripheral Vascular Responses to Stress in Adults with Dyslipidemia.”
Hypertension (Dallas, Tex. : 1979), U.S. National Library of Medicine, July
2012, www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3862178/.
Kay, et al. “Pistachios Increase Serum Antioxidants and Lower Serum Oxidized-LDL
in Hypercholesterolemic Adults.” OUP Academic, Oxford University Press, 31
Mar. 2010, https://academic.oup.com/jn/article/140/6/1093/4688948
Mai, Volker, et al. “Human Gut Microbiota Changes after Consumption of
Almonds or Pistachios.” The FASEB Journal, 1 Apr. 2012,
www.fasebj.org/doi/abs/10.1096/fasebj.26.1_supplement.830.6.

0 Comments

Leave a Reply

More great articles

Sering Lupa Taruh Barang? Ikuti 9 Cara Mudah Tingkatkan Daya Ingat

Menjadi pelupa adalah hal yang paling tidak menyenangkan apalagi jika usia masih terbilang muda. Mengurus keperluan diri sendiri karena belum…

Selengkapnya

Virgin Coconut Oil (VCO): Minyak Ajaib Multifungsi

Akhir-akhir ini penulis sering menjumpai masyarakat Indonesia yang banyak menggunakan Virgin Coconut Oil (VCO) atau lebih kita kenal dengan minyak…

Selengkapnya

Waspadai Gejala dan Siklus Penularan Malaria

Malaria merupakan penyakit yang disebabkan oleh parasit. Ini ditularkan kepada manusia melalui gigitan nyamuk. Di Papua, Papua Barat dan Nusa…

Selengkapnya
Arrow-up