COVID-19 di RI

(data per 19 Oktober 2020)
365240
Positif
289243
Sembuh
12617
Meninggal
Pencegahan Info Kasus

Diklaim dapat Percepat Pemulihan Operasi Caesar, Amankah Konsumsi Ikan Gabus?

Hellofit

Ibu yang melahirkan secara operasi caesar memang membutuhkan waktu lebih lama untuk pemulihan. Selain pemulihan dengan istirahat, konsumsi makanan juga sangat mempengaruhi. Ada beberapa makanan yang disarankan untuk dikonsumsi oleh ibu yang sedang dalam pemulihan pasca operasi caesar. Salah satunya adalah mengonsumsi ikan gabus. Namun benarkah konsumsi ikan gabus dapat mempercepat pemulihan luka pada ibu setelah operasi caesar?  

Baca Juga: Pengaruh Buruk Stres bagi Pasangan yang Menanti Kehamilan

Ikan gabus merupakan salah satu jenis ikan predator yang di Indonesia dapat dijumpai di air tawar. Kendati tidak mudah untuk diperoleh dan harganya yang relatif lebih mahal dibanding ikan lainnya, tidak sedikit orang Indonesia yang pernah mengonsumsinya. Menariknya tidak seperti di Indonesia, ikan gabus justru ditakuti di Amerika Serikat karena dianggap dapat merusak biota laut.

Ikan gabus tidak hanya bisa hidup di air tawar dan air laut yang tidak terlalu asin, juga dapat hidup di luar air dalam beberapa hari. Ikan aneh karena berkepala mirip ular ini dicap sebagai ancaman. Tak ayal pejabat satwa liar Amerika Serikat pun meminta agar penduduk yang menemukan ikan gabus agar segera membunuhnya. Untungnya ketakutan Amerika Serikat tidak didasarkan pada efek samping ketika mengonsumsinya.

Apakah ikan gabus benar bermanfaat untuk kesehatan?

Sama seperti ikan pada umumnya, ikan gabus juga merupakan sumber protein yang sangat bermanfaat untuk pembentukan tulang, menambah massa otot, membangun sel-sel baru dan memelihara jaringan tubuh. Itu sebabnya para peneliti dari Institut Pertanian Bogor berusaha membuat camilan berupa pie ikan gabus untuk membantu pasien hemodialisis untuk memenuhi kebutuhan proteinnya.

Pasien hemodialisis atau yang rutin melakukan proses cuci darah karena gangguan fungsi ginjal sangat membutuhkan sumber protein yang memadai untuk memenuhi nutrisinya terutama protein. Pasalnya proses dialisis telah mengurangi sisa protein yang ada di darah. Ada banyak asam amino yang dikeluarkan selama proses dialisis. Ide membuat camilan pie ikan gabus sebagai sumber protein bagi pasien hemodialisis adalah karena ikan gabus merupakan sumber albumin, protein, lemak, glukosa dan Zinc yang baik.

Di samping itu, ikan gabus juga mengandung asam amino seperti glisin dan asam lemak seperti asam arakidonat dalam kadar yang tinggi. Keduanya berpotensi dalam membantu penyembuhan luka pasca operasi termasuk pada ibu yang baru saja melahirkan dengan operasi caesar. Selain itu, ikan gabus juga memiliki sifat anti peradangan, antimikroba, antinosiseptif dan antikanker. Sifat antinosiseptif pada ikan gabus akan membantu dalam mengurangi rasa sakit pasca operasi.

Lantas, amankah mengonsumsi ikan gabus?

Ikan gabus yang memiliki otot dan lemak lebih banyak dari ikan tuna dan salmon membuatnya potensial mengandung merkuri. Kendati demikian belum ada penelitian yang dapat memastikan hal ini. Sementara kadar merkuri yang terlalu tinggi akan sangat membahayakan organ-organ tubuh seperti otak, jantung, ginjal dan paru-paru.

Anda juga perlu berhati-hari karena ikan gabus juga mengandung bahan kimia tertentu yakni Polychlorinated Biphenyls (PCB). Ada penelitian yang menunjukkan bahwa dalam dosis kecil ini dapat membuat peradangan kulit sementara dalam dosis besar dapat mengakibatkan kerusakan hati permanen.

PCB ini dapat ditemukan lebih banyak di bawah kulit dan lemak sehingga untuk menghindarinya anda dapat menguliti ikan gabus sebelum mengonsumsinya. Sementara jika anda ingin menghindari lemak ikan gabus anda dapat menyisihkan lemak ikan gabus yang konsentrasinya lebih banyak di perut. Selama mengonsumsinya dengan cara yang aman, anda tidak perlu khawatir untuk mengonsumsi dan menikmati manfaat ikan gabus bagi kesehatan.

(JFS/FS)

Referensi:

https://ipb.ac.id/news/index/2017/12/ipb-researchers-produced-snakehead-fish-pie-snacks-for-hemodialysis-patients/0a103ab5eb41aa1e579621eea8146e70

https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4458554/

https://sains.kompas.com/read/2019/11/01/111300823/ikan-predator-paling-menyeramkan-di-as-ternyata-berasal-dari-indonesia

0 Comments

Leave a Reply

More great articles

Manfaat Jalan Kaki Sebagai Rutinitas Setiap Hari

Masa pandemi memang memberikan kesempatan lebih banyak untuk berolahraga mulai dari yang berat hingga yang ringan. Orang memilih melakukan olahraga…

Selengkapnya
Menghitung Berat Badan Ideal

Cara Mudah Menghitung Berat Badan Ideal

Bagaimana sih cara menghitung berat badan ideal? Baik pria maupun wanita ingin memiliki tubuh yang sehat, proporsional dan indah. Oleh…

Selengkapnya

Remdesivir, Obat Covid-19 yang Disetujui di Korsel tapi Ditolak di Berbagai Negara

Kementerian Keamanan Pangan dan Obat Korea Selatan mulai memberikan izin penggunaan obat remdesivir racikan perusahaan Gilead Science Inc. untuk pengobatan…

Selengkapnya
Arrow-up