COVID-19 di RI

(data per 19 Oktober 2020)
365240
Positif
289243
Sembuh
12617
Meninggal
Pencegahan Info Kasus

Infeksi Paru-Paru Akibat Bakteri di Pipa Perkantoran Ancam Pekerja di Era New Normal

Hellofit

Seorang ahli di bidang kesehatan lingkungan Molly Scanlon mengatakan ada penyakit yang mengintai di era New Normal ketika pemerintah membuka kembali gedung-gedung komersial yang sudah cukup lama ditutup.

Penyakit tersebut adalah Legionellosis atau infeksi paru-paru akibat bakteri dari genus legionella. Kementerian Kesehatan mengkategorikan penyakit ini sebagai new emerging diseases.

Penyakit ini bisa muncul karena pipa air di gedung tersebut lama tidak dialiri air membuatnya kotor dan mengundang munculnya bakteri legionella. Bakteri ini dapat hidup subur pada pipa yang berlumut, terdapat endapan, lendir, ganggang, jamur, karat, kerak, debu dan kotoran.

Orang bisa tertular penyakit ini jika menghirup bakteri dari udara, air bahkan dari tanah. Anda dapat terinfeksi karena menghirup tetesan air dari semprotan, keran atau percikan air dari pusaran air di sekitar.

Anda juga bisa tertular pada saat meminum air yang sudah terkontaminasi bakteri. Oleh karena itu Anda juga perlu hati-hati dengan baik air, menara pendingin dalam sistem pendingin udara, pemanas air dan kolam renang.

Serangan bakteri dari tanah dapat terjadi ketika berdekatan dengan tanah yang sudah terkontaminasi. Beberapa orang telah tertular penyakit ini setelah bekerja di kebun atau menggunakan tanah pot yang terkontaminasi.

Sejumlah kasus serangan bakteri ini juga pernah terjadi di Indonesia. Bakteri legionella terdapat pada menara sistem pendingin di hotel-hotel. Berdasarkan survey tahun 2001, hampir 20% pengelola air menara sistem pendingin tersebut menunjukkan keberadaan bakteri ini setelah darah mereka dites di laboratorium.   

Hal lain yang perlu diperhatikan adalah bahwa sistem kekebalan tubuh yang lemah akan mempermudah serangan bakteri dan mengakibatkan penyakit. Orang tua, perokok dan orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah perlu berhati-hati karena sangat rentan terserang. Jika tidak diobati penyakit ini bisa berakibat fatal.

Gejala

Penyakit legionnelosis biasanya ditandai dengan demam, sakit kepala, nyeri otot lalu dapat dilanjutkan dengan batuk yang bisa memunculkan dahak bahkan darah, sesak napas dan sakit di bagian dada. Penderita juga mungkin mengalami gejala mual, muntah dan diare. Penyakit ini memang menyerang paru-paru namun dapat juga mengakibatkan infeksi pada luka dan bagian tubuh lainnya seperti jantung.

Selain itu juga dikenal penyakit legionnelosis ringan atau disebut juga demam pontiak di mana tanda-tandanya adalah demam, kedinginan, nyeri otot, sakit kepada. Pada kondisi ini, paru-paru tidak terserang dan tanda-tanda tersebut bisa hilang dalam dua hingga lima hari.  

Cara mencegah

Setelah mengetahui dari mana saja bakteri ini menginfeksi anda, tentu cara anda juga tahu bagaimana cara mencegahnya. Salah satu cara adalah dengan memastikan air yang dikonsumsi bahkan yang berada dekat dengan anda dalam keadaan yang bersih tanpa bakteri legionella.

Sistem pengeloaan air di gedung-gedung juga perlu diperhatikan. Jika anda sering berkunjung ke sebuah gedung pastikan pengelola gedung selalu memperhatikan kebersihan air di gedung mereka. Sementara untuk menghindari risiko karena masalah kekebalan tubuh sebaiknya hindari merokok, makan makanan bergizi, perhatikan olahraga dan istirahat anda agar tidak mudah terserang penyakit.

Cara mengobati

Berkonsultasi dengan dokter ketika menyadari anda terpapar bakteri legionella adalah cara paling tepat untuk mengatasi masalah yang jauh lebih besar. Sebagaimana telah disebutkan sebelumnya jika tidak ditangani penyakit ini juga bisa berdampak fatal. Apalagi bagi mereka yang berisiko tinggi seperti orang tua, perokok, dan orang dengan gangguan kekebalan tubuh.

Untuk mengatasi penyakit ini dokter biasanya akan memberikan pengobatan dengan antibiotik dan memutuskan perawatan yang tepat sesuai dengan kondisi yang dialami oleh pasien. (JFS/FS)

Referensi:

https://www.webmd.com/lung/what-is-legionnaires-disease

https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/legionnaires-disease/symptoms-causes/syc-20351747

http://yankes.kemkes.go.id/read-skrining-legionella-4192.html

https://republika.co.id/berita/qb171c414/lama-ditutup-gedung-berpotensi-picu-penyakit-baru-saat-buka

0 Comments

Leave a Reply

More great articles

Konsep ‘New Normal’ Bawa Masyarakat Terbiasa Konsultasi Dokter Jarak Jauh

Salah satu topik menarik yang banyak dibahas orang pada masa pandemi adalah konsep new normal. Buat kamu yang belum tahu,…

Selengkapnya

Benarkah Kebanyakan Makan Wortel Bikin Kulit Kuning?

Manfaat wortel untuk kesehatan mata adalah yang paling sering kita dengar dan hampir selalu disampaikan oleh para orangtua kepada anak-anaknya.…

Selengkapnya
Whitening Spray - aman

Instan Whitening Spray, Sekali Semprot Kulit Glowing! Amankah??

Bagi sebagian orang berasumsi bahwa kulit yang putih merupakan sebuah standar kecantikan. Terutama bagi wanita, Pemikiran yang salah ini kerap…

Selengkapnya
Arrow-up