COVID-19 di RI

(data per 19 Oktober 2020)
365240
Positif
289243
Sembuh
12617
Meninggal
Pencegahan Info Kasus

Insomnia dan Cara Menanganinya

Hellofit

Insomnia atau kesulitan tidur pada malam hari adalah hal yang paling tidak menyenangkan. Setelah beraktivitas sepanjang hari, harapannya malam anda akan menjadi waktu terbaik untuk memulihkan tenaga. Sayangnya, setiap malam harapan ini tak kunjung tercapai. Anda berjuang malam demi malam hanya untuk memejamkan mata dan tetap gagal mencapai tidur yang berkualitas. Alih-alih berharap tidur nyenyak, anda justru merasa kelelahan setiap kali bangun pagi.

Baca Juga: Warna Lidah bisa Gambarkan Kondisi Kesehatan Jantungmu, Lho

Bagi sebagian orang insomnia mungkin terjadi hanya pada musim-musim tertentu yang dipicu oleh suasana hati dan tekanan yang muncul. Ini mungkin hanya terjadi pada satu malam atau mungkin berlanjut sampai satu minggu. Kondisi seperti ini disebut sebagia insomnia jangka pendek. Namun insomnia juga dapat terjadi hingga berbulan-bulan dan terjadi setidaknya 3 kali dalam seminggu. Kondisi ini disebut sebagai insomnia kronis.

Selain itu, insomnia juga dapat dikategorikan menjadi dua bagian yaitu insomnia primer dan insomnia sekunder. Insomnia primer merupakan gangguan tidur yang tidak terjadi karena penyakit yang sedang anda derita. Sementara insomnia sekunder adalah gangguan tidur yang dipengaruhi oleh penyakit yang diderita seperti asma, depresi, radang sendi, mulas, kanker, rasa sakit, pengobatan dan penggunaan narkoba termasuk alkohol.

Gejala

Dari definisi insomnia inilah Anda akan sangat mudah untuk menentukan gejalanya meliputi kesulitan tidur pada malam hari. Kendati anda sudah berusaha memejamkan mata namun tak kunjung terlelap. Insomnia juga dapat ditandai dengan seringnya anda terbangun tanpa sebab pada malam hari atau terbangun terlalu pagi. Anda juga merasa tidur tidak berkualitas karena terbangun dalam kondisi yang lelah dan mengantuk. Lama kelamaan ini akan memengaruhi kondisi psikologis anda, membuat mudah marah, cemas dan depresi. Kurang tidur dan mengantuk di siang hari juga membuat sering melakukan kekeliruan bahkan risiko kecelakaan saat mengendarai kendaraan.

Penyebab

Barangkali anda pernah menghadapi masalah dengan orang lain, tekanan di tempat kerja dan masalah keluarga yang belum mampu anda selesaikan. Hal ini membuat anda terlalu banyak memikirkannya namun belum juga memperoleh solusi. Saat anda berusaha memejamkan mata dan ingin beristirahat pada malam hari, masalah tersebut selalu terlintas di pikiran dan membuat anda sulit tertidur.

Anda juga mungkin mengalami insomnia karena jadwal kerja yang berubah yang biasanya bekerja pada pagi hingga sore hari harus berubah menjadi malam hingga pagi hari. Anda bekerja dengan sistem shift yang sering berubah atau tidur siang yang terlalu lama juga mungkin menyebabkan insomnia. Paparan layar baik televisi, komputer dan smartphone sepanjang hari terutama jika dilakukan menjelang jam tidur juga turut memengaruhi.

Insomnia juga mungkin terjadi pada seseorang yang mengalami gangguan mental, efek obat-obatan serta konsumsi kafein berlebihan atau tidak tepat waktu. Kebiasaan merokok dan mengonsumsi alkohol dan soda sering mempersulit anda tidur dan membuat tidur anda tidak berkualitas.

Cara menangani

Menangani insomnia mungkin bisa dilakukan sendiri dengan mengatasi penyebabnya. Jika anda memiliki masalah yang mengganggu pikiran, sebaiknya berusahalah untuk menyelesaikan permasalahan tersebut terlebih dahulu dibanding harus lari dari masalah. Melakukan meditasi di sore hari atau malam menjelang jam tidur juga mungkin akan membantu anda untuk menenangkan pikiran.

Anda juga perlu membuat suasana tempat tidur yang tenang, cahaya yang redup, dan suhu udara yang sejuk untuk mendukung tidur anda. Buatlah waktu tidur yang terjadwal setiap malam, matikan semua layar satu jam sebelum tidur dan berhenti membaca informasi di media bahkan media sosial pada saat menjelang tidur.

Hindari makan atau ngemil menjelang jam tidur. Jika tidur siang telah membuat anda kesulitan tidur, barangkali anda perlu mengurangi atau meniadakannya. Kurangi merokok jika tidak dapat menghentikannya. Hindari konsumsi alkohol dan aturlah jadwal minum kafein agar tidak mengganggu jadwal tidur.

Namun jika masalah tidur ini telah mengganggu aktivitas pekerjaan anda yang mungkin kian memperbesar masalah, anda perlu mendapatkan pertolongan dari dokter. Dokter dapat meresepkan obat tidur yang bisa anda gunakan sementara. Tujuannya adalah memberikan kesempatan tubuh anda memulihkan diri agar tidak mengantuk pada esok hari.

Untuk insomnia kronis, dokter akan menawarkan perawatan untuk mengatasi kondisi kesehatan yang memicu insomnia. Terapi kognitif-perilaku juga mungkin dapat anda pertimbangkan untuk mengatasi masalah-masalah psikologis seperti pikiran negatif, emosi dan pola perilaku.  

(JFS/FS)

Referensi:

https://www.webmd.com/sleep-disorders/insomnia-symptoms-and-causes

https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/insomnia/symptoms-causes/syc-20355167

0 Comments

Leave a Reply

More great articles

Hati-hati, Begadang Bisa Ganggu Imunitas

Ada banyak orang terpaksa begadang karena tuntutan pekerjaan. Banyak pula yang memilih beraktivitas pada malam hari karena merasa dirinya jauh…

Selengkapnya

Menilik Potensi King of Spice, Lada untuk Kesehatan

Lada yang dijuluki sebagai King of Spice atau Raja Rempah-Rempah merupakan komoditi pertanian utama di Indonesia. Pasalnya, Indonesia sempat menguasai…

Selengkapnya

Inisiasi Menyusui Dini dan Manfaatnya untuk Bayi

Inisiasi menyusui dini (IMD) menjadi cara penting yang dianjurkan untuk mempromosikan pemberian ASI Eksklusif kepada bayi yang baru lahir hingga…

Selengkapnya
Arrow-up