COVID-19 di RI

(data per 24 November 2020)
506302
Positif
425313
Sembuh
16111
Meninggal
Pencegahan Info Kasus
Kolesterol - Cholesterol

Kenali Tanda-Tanda Kolesterol Meningkat

dr. Roberta Charles
Kolesterol

Hingga saat ini penyakit kolesterol belum bisa diatasi. Tidak hanya pada kelompok usia lanjut, dewasa muda pun kini sudah tidak jarang yang mengalami kolesterol tinggi. Sebenarnya belum ada teori yang menyebutkan mengenai tanda-tanda khusus yang muncul jika kita mengalami kolesterol tinggi. Namun, kita bisa mulai waspada jika sudah ada beberapa keluhan sederhana yang berkaitan dengan peningkatan kolesterol, yaitu :

  1. Nyeri kepala terutama kepala bagian belakang
  2. Nyeri dada terutama dada sebelah kiri
  3. Terdapat pertumbuhan lunak di bawah kulit kita, biasa disebut lipoma
  4. Sering merasakan kesemutan atau kram pada anggota gerak
  5. Merasakan baal pada tangan atau kaki dan hanya 1 sisi
  6. Warna kekuningan pada kulit (xanthoma)

Lemak terdiri dari 2 jenis yaitu lemak yang baik untuk tubuh, yaitu sebagian besar berasal dari tumbuhan atau biasa disebut lemak nabati sedangkan lemak yang terdapat dari hewan yaitu lemak hewani biasanya mengandung lemak yang jahat bagi tubuh jika kadarnya melewati batas normal. Lemak hewani inilah yang memiliki peran terhadap penyakit kolesterol. Kolesterol tinggi merupakan gangguan kesehatan yang terjadi jika kadar lemak dalam darah tinggi. Kolesterol tinggi erat kaitannya dengan penyakit jantung dan stroke. Jika kita dapat mengenali tanda-tanda sederhana dari peningkatan kolesterol, maka kita bisa mencegah penyakit jantung dan stroke dari awal.

Pola makan dan pola hidup yang kita lakukan memiliki peran terhadap peningkatan kolesterol. Tapi apakah kita semua sudah mengetahui pola makan dan pola hidup seperti apa yang dapat memicu kolesterol meningkat? Ya, berikut kondisi kesehatan yang memicu peningkatan kolesterol:

  1. Pola makan tidak sehat Makanan dengan kandungan lemak jahat atau lemak jenuh tinggi seperti daging sapi, daging kambing, mentega, krim, keju, kuning telur, udang, cumi, kepiting serta makanan yang digoreng ini dapat meningkatakan kadar kolesterol.
  2. Kurangnya beraktivitas Kolesterol meningkat bisa disebakan karena kurang bergerak atau kurang beraktivitas termasuk kurang berolahraga. Lemak sebaiknya tidak menumpuk di dalam tubuh saja tetapi dirubah menjadi tenaga atau energy dengan kita beraktivitas atau berolahraga.
  3. Kebiasaan merokok dan mengonsumsi alkohol Jika memiliki kebiasaan ini dapat meningkatkan resiko tingginya kolesterol dalam darah
  4. Berat badan berlebih atau obesitas Pada orang yang memiliki berat badan berlebih maka resiko peningkatan kolesterol ikut meningkat.

Jika kita memiliki kebiasaan salah satu dari tanda-tanda diatas atau bahkan semuanya ada di diri kita, sekarang belum terlambat untuk mencegahnya. Kita bisa perbaiki kebiasaan kita dengan:

  1. Menjaga pola makan Mengkonsumsi makanan rendah lemak seperti sayuran hijau, kacang-kacangan, pisang, susu kedelai serta hindari makanan yang diolah dengan cara digoreng.
  2. Lakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala Jika usia sudah diatas 55 tahun pemeriksaan kesehatan secara berkala perlu dilakukan setidaknya setahun sekali. Pemeriksaan kolesterol merupakan salah satu yang diperiksa selain gula darah, asam urat dan mungkin pemeriksaan darah rutin lainnya.
  3. Berolahraga secara teratur Dengan olahraga kita dapat merubah kolesterol menjadi tenaga sehingga kolesterol dalam darah kita tidak menumpuk. Selain itu, dengan berolahraga berat badan kita turun sehingga terhindar dari obesitas. Manfaat olahraga yang lain yaitu menurunkan tekanan darah, mengurangi lemak jahat serta meningkatkan lemak baik di dalam tubuh kita. Olahraga yang dianjurkan yaitu aktivitas sedang yang sebanding dengan melakukan jalan cepat sekitar 3-4 mil per jam serta dapat melakukan bersepeda ataupun berenang. Olaharga seperti ini juga bagus untuk kesehatan jantung dan dapat dilakukan oleh berbagai kalangan usia. Lakukan selama kurang lebih 30 menit setiap hari sehingga kalori yang terbakar mencapai 600-1200 per minggu.
  4. Tinggalkan kebiasaan buruk Merokok dan konsumsi alkohol sebaiknya dihindari. Gantilah dengan kebiasaan minum air putih minimal 8 gelas setiap harinya agar peredaran darah lancar.

Mulai dari sekarang atur pola makan dan kebiasaan kita. Jika kita mengatur kadar kolesterol kita berarti kita sudah melakukan satu langkah untuk dapat menyelamatkan jantung kita.

#KeepHealthyndFit! Salam Sehat Hellofit!

dr. Roberta Charles

Baca juga artikel kesehatan lainnya: https://hellofit.id/category/kesehatan/

Referensi:
  • Blesso C, Fernandez M. 2018. Dietary cholesterol, serum lipids and heart disease: are eggs working for or against you? Nutrients; 10(4): 426.
  • Soliman G. 2018. Dietary cholesterol and the lack of evidence in Cardiovascular disease. Nutrients; 10(6): 780
  • Harold E, Peter P, Penny M, Nicola A, Louis J, Brown W, et al. 2013. Obesity, adiposity and dyslipidemia: A consensus statement from the National Lipid Association. Journal of clinical Lipidology; 7: 304.
  • Anna, Annisa. 2012. Hubungan kadar kolesterol LDL dengan tipe stroke. Jurnal Mantik Penusa; 15(1): 16-23
  • Myers J. 2003. Exercise and Cardiovascular Health. AHA Journals; 107. https://www.ahajournals.org/doi/full/10.1161/01.cir.0000048890.59383.8d Diakses 20 Juli 2020.

0 Comments

Leave a Reply

More great articles

Ketahui Penyebab dan Cara Mengobati Migrain

Migrain atau sering disebut-sebut sebagai sakit kepala sebelah sebenarnya merupakan sakit kepala berat yang berkaitan dengan pembengkakan pembuluh darah di…

Selengkapnya

Warna Lidah bisa Gambarkan Kondisi Kesehatan Jantungmu, Lho

Penyakit jantung termasuk penyakit paling mematikan di dunia. Semua orang akan berusaha keras untuk mencegah penyakit ini dengan rajin berolahraga,…

Selengkapnya

Inisiasi Menyusui Dini dan Manfaatnya untuk Bayi

Inisiasi menyusui dini (IMD) menjadi cara penting yang dianjurkan untuk mempromosikan pemberian ASI Eksklusif kepada bayi yang baru lahir hingga…

Selengkapnya
Arrow-up