COVID-19 di RI

(data per 02 Desember 2020)
549508
Positif
458880
Sembuh
17199
Meninggal
Pencegahan Info Kasus

Ketahui Jenis Katarak yang Pengaruhi Lansia

Hellofit

Katarak merupakan gangguan yang terjadi pada lensa mata yang menghambat cahaya masuk sehingga mata tidak dapat melihat dengan jelas. Jika dibiarkan dalam jangka waktu lama, katarak dapat mengakibatkan kebutaan. Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengungkapkan bahwa katarak bertanggung jawab atas 51% kebutaan dunia.

Katarak sering dialami orang dengan usia lanjut. Kondisi ini dimulai dengan keburaman pada lensa mata, lensa membengkak hingga akhirnya kehilangan kemampuan untuk melihat. Untuk mengatasi katarak dapat dilakukan operasi terhadap lensa mata yang buram dan diganti dengan lensa intraocular buatan. Namun tidak semua orang mampu mengakses operasi katarak sehingga sering berujung pada kebutaan.

Para perokok dan paparan sinar ultraviolet berlebih bisa memperparah katarak. Orang dengan diabetes juga lebih berisiko terhadap gangguan lensa mata ini karena penumpukan glukosa yang berubah menjadi sorbitol menutupi lensa dan mengaburkan penglihatan.

Sebuah penelitian yang dimuat dalam Jurnal Archives of Ophthalmology menunjukkan katarak tiga kali lebih berisiko terjadi para para pilot diduga karena radiasi kosmik dan ultraviolet.

Gejala

Gejala yang timbul pada penderita katarak adalah penglihatan kabur atau buram, sulit melihat pada malam hari, mata semakin sensitif terhadap cahaya, kesulitan membaca meskipun kondisi cahaya sudah terang, sering mengalami perubahan pada kacamata atau resep lensa kontak. Hal ini dapat terjadi pada satu bagian mata saja atau keduanya.

Jenis Katarak

Mayoclinic membagi katarak menjadi 4 jenis katarak, yakni sebagai berikut:

  • Katarak yang mempengaruhi pusat lensa (katarak nuklir). Awalnya, katarak nuklir dapat menyebabkan rabun jauh atau bahkan peningkatan sementara dalam penglihatan bacaan. Namun seiring berjalannya waktu, lensa secara bertahap berubah menjadi lebih padat kuning dan semakin mengaburkan penglihatan. Saat katarak berkembang secara perlahan, lensa mungkin berubah menjadi coklat. Lensa kuning atau kecoklatan yang semakin parah dapat menyebabkan kesulitan membedakan antara nuansa warna.
  • Katarak yang memengaruhi tepi lensa (katarak kortikal). Katarak kortikal dimulai dengan keputihan, kekeruhan berbentuk goresan di tepi luar korteks lensa. Saat perlahan-lahan berkembang, garis-garis meluas ke tengah dan mengganggu cahaya yang melewati pusat lensa.
  • Katarak yang mempengaruhi bagian belakang lensa (katarak subkapsular posterior). Katarak subkapsular posterior dimulai sebagai area kecil dan buram yang biasanya terbentuk di dekat bagian belakang lensa, tepat di jalur cahaya. Katarak subkapsular posterior sering mengganggu penglihatan bacaan, mengurangi penglihatan dalam cahaya terang, dan menyebabkan silau atau lingkaran cahaya di sekitar lampu di malam hari. Jenis katarak ini cenderung berkembang lebih cepat daripada jenis lainnya.
  • Katarak yang dialami sejak lahir (katarak bawaan). Beberapa orang dilahirkan dengan katarak atau mengembangkannya selama masa kanak-kanak. Katarak ini mungkin bersifat genetik, atau terkait dengan infeksi atau trauma intrauterin. Katarak ini juga mungkin disebabkan oleh kondisi tertentu, seperti distrofi miotonik, galaktosemia, neurofibromatosis tipe 2 atau rubella. Katarak bawaan tidak selalu memengaruhi penglihatan, tetapi jika itu terjadi, katarak biasanya diangkat segera setelah terdeteksi.

Cara mencegah

Semakin tua seseorang biasanya akan mengalami gangguan pada lensa mata. Oleh karena itu, yang dapat dilakukan adalah menunda terjadinya katarak bukan mencegah sepenuhnya. Sebagaimana sudah dijelaskan sebelumnya bahwa katarak lebih cepat terjadi para perokok dan orang sering terpapar sinar ultraviolet. Oleh karena itu, cara yang dapat dilakukan untuk menunda terjadinya katarak adalah dengan berhenti merokok dan mengurangi paparan sinar ultraviolet ke mata salah satunya dengan membiasakan penggunaan kaca mata hitam.

Selain itu, menjaga kesehatan mata dengan mengkonsumsi buah dan sayuran yang mengandung vitamin adalah upaya preventif untuk menjaga mata tetap sehat. Jika mengalami tanda-tanda katarak baik dalam kategori ringan sebaiknya berkonsultasilah ke dokter mata agar tidak menunggu kondisi mata semakin memburuk.  (JFS/FS)

Referensi:

https://www.who.int/blindness/causes/priority/en/index1.html

https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/cataracts/symptoms-causes/syc-20353790

https://majalah.tempo.co/read/kesehatan/116261/tips-kesehatan

1 Comment

  1. ปั้มไลค์
    July 20, 2020

    Like!! Thank you for publishing this awesome article.

Leave a Reply

More great articles

Bayi Jarang BAB, Kapan Ibu Perlu Khawatir?

Buang air besar pada bayi menjadi perkara besar bagi seorang ibu baru. Kekhawatiran akan segera muncul tatkala bayi tidak buang…

Selengkapnya

Hidup Sehat dengan Memenuhi Konsep Gizi Seimbang

Sampai hari ini masih banyak yang salah paham bahwa memenuhi gizi seimbang adalah dengan mengonsumsi makanan 4 sehat 5 sempurna.…

Selengkapnya

Mengenal Baby-Led Weaning yang Masih Kontroversi Sejak 2003

Bagi ibu yang memiliki bayi dengan usia menjelang 6 bulan tentu inilah saatnya mempersiapkan perlengkapan bayi untuk memperkenalkan makanan pendamping…

Selengkapnya
Arrow-up