COVID-19 di RI

(data per 21 September 2020)
248852
Positif
180797
Sembuh
9677
Meninggal
Pencegahan Info Kasus
Katarak pada Mata - Cataracts

Mata Berkabut? Mungkin Katarak!

Dr. Kezi'ah Wulan Tuerah

Mata diciptakan untuk dapat membantu manusia melihat. Walaupun organ ini kecil, namun sebenarnya mata merupakan organ yang cukup kompleks. Mata sendiri terdiri dari beberapa bagian, bagian luar yang terlihat oleh kasat mata, dan yang bagian dalam yang tidak kelihatan. Semua bagian yang berbeda ini bekerjasama dengan baik untuk bantu dalam proses penglihatan. Bahkan di dalam mata manusia, terdapat lensa alami. Lensa ini menekuk sinar cahaya yang masuk dalam mata kita untuk membantu mata melihat. Lensa tersebut harus jernih, untuk dapat berfungsi dengan baik. Keadaan dimana lensa tersebut jadi keruh, disebut sebagai katarak.

Kata katarak itu sendiri berasal dari kata bahasa yunani kataraktes, artinya sesuatu bergegas kebawah. Kataraktes itu sendiri berasal dari kata katarassein; kata artinya kebawah, dan arassein artinya menyerang/menghancurkan. Jadi apa itu katarak sebenarnya? Yuk belajar lebih dalam!

Apa yang menyebabkan katarak?

Katarak terjadi, saat protein dalam lensa mata menumpuk dan membuat lensanya jadi keruh. Hal ini mencegah cahaya untuk masuk ke dalam mata secara leluasa, sehingga dapat membuat kehilangan sebagian penglihatan tergantung letak keruhnya dimana. Beberapa macam diantaranya adalah:

  • Katarak yang berhubungan dengan usia:
    Usia adalah penyebab paling umum untuk penyakit ini. Hal ini akibat perubahan terhadap mata akan mulai terjadi pada usia 40. Ini adalah waktunya, protein normal dalam lensa mata mulai rusak dan menumpuk. Pada umumnya gejala akan mulai tampak usia 60 keatas.
  • Kongenital atau Pediatrik:
    Terjadi saat seorang bayi lahir dengan katarak atau pada usia anak-anak katarak mulai berkembang dalam mata.
  • Sekunder:
    Pada umumnya disebabkan oleh penyakit lain seperti diabetes. Ini juga bisa disebabkan oleh zat toksik, cahaya UV, radiasi, atau obat-obat seperti kortikosteroid atau diuretik.
  • Traumatik:
    Berkembang setelah terjadi luka pada mata.
Terdapat beberapa faktor resiko lain yang dapat meningkatkan terjadinya katarak:
  • Paparan berlebihan dengan sinar matahari
  • Merokok
  • Obesitas
  • Diabetes
  • Darah tinggi
  • Luka atau inflamasi pada mata sebelumnya
  • Operasi mata sebelumnya
  • Konsumsi minuman alkohol berlebihan

Apa tanda dan gejala katarak?

Katarak biasanya berkembang secara perlahan. Penderita tidak akan sadar sampai menumpukkan protein dalam lensa mulai menutupi cahaya yang masuk. Barulah setelah itu akan muncul tanda dan gejala sebagai berikut:

  • Penglihatan yang burem, berkabut, atau berasap
  • Rabun jauh (pada orang tua)
  • Perubahan penglihatan terhadap warna
  • Lebih sensitive terhadap cahaya terang
  • Kesulitan nyetir malam hari karena merasa silau terhadap cahaya dari mobil lain
  • Warna terang tampak pudar atau menjadi kuning
  • Penglihatan ganda
  • Kacamata atau lensa mata tidak berfungsi dengan baik

Masih kurang yakin apakah Sobatfit atau orang terdekat terkena katarak? Silahkan download aplikasi Hellofit dan segera konsulkan ke dokter-dokter kece di Hellofit. Bila memang sepertinya katarak, dokter kami akan mengarahkan untuk konsultasi langsung ke dokter spesialis mata.

Apa saja yang akan diperiksa oleh dokter mata?

Dokter spesialis mata pada umumnya akan melakukan beberapa pemeriksaan untuk evaluasi penglihatan Sobatfit. Sebelum dilakukan pemeriksaan biasanya diberikan obat tetes mata untuk dilatasi pupil mata supaya kelihatan bagian dalam mata. Beberapa pemeriksaan yang dapat dilakukan terdiri dari:

  • Pemeriksaan slit-lamp: dengan alat ini, dokter Anda bisa mengevaluasi bagian mata di area depan, seperti kornea, iris dan lensa.
  • Pemeriksaan retina: Di saat mata Anda di dilatasi, pupil terbuka lebar sehingga dokter Anda dapat melihat bagian mata di area belakang, seperti retina, dan saraf mata.
  • Pemeriksaan refraksi dan visual acuity: pemeriksaan ini mengevaluasi ketajaman dan kejelasan penglihatan Anda.

Jika sudah terdiagnosa apa yang harus dilakukan?

Katarak bisa dihilangkan hanya dengan operasi. Pada umumnya, dokter tidak akan langsung sarankan untuk operasi bila katarak Anda belum terlalu mengganggu. Kadan-kadang mengganti kacamata masih bisa membantu dalam penglihatan. Namun apabila katarak membuat Anda jadi sulit untuk melakukan kegiatan sehari-hari atau mengganggu pekerjaan Anda, sangat dianjur kan untuk melakukan operasi. Jika belum perlu untuk operasi, Anda dapat melakukan beberapa tips di bawah untuk memperlambat proses katarak itu sendiri.

Apa yang dapat dilakukan untuk mencegah atau memperlambat katarak?

Tidak ada penelitian atau studi yang membuktikan bahwa katarak dapat di cegah ataupun diperlambat prosesnya, namun dapat dilihat dari faktor resikonya, ada beberapa yang dapat kita cegah.

  • Periksakanlah mata Anda secara rutin ke dokter mata. Pemeriksaan mata yang dilakukan oleh dokter dapat membantu mendeteksi katarak atau masalah mata lain pada tahap awal.
  • Berhentilah merokok. Bila ada keinginan pasti ada cara. Mungkin anda dapat konsultasi kepada dokter-dokter kece di Hellofit untuk saran dan cara supaya berhenti merokok.
  • Tangani secara tuntas dan rutin penyakit lain yang diderita. Penyakit seperti diabetes, atau darah tinggi memang tidak bisa disembuhkan namun setidaknya pastikan terkontrol dengan obat-obatan maupun dengan perubahan gaya hidup.
  • Konsumsi diet yang sehat dan bervariasi. Sayur dan buah-buahan memiliki banyak antioksidan yang baik untuk kesehatan mata. Sehingga sangat dianjurkan untuk menambahkan sayur dan buah-buahan yang berwarna cerah ke dalam diet sehari-hari.
  • Gunakanlah kacamata hitam. Cahaya ultraviolet dari matahari dapat mempercepat proses terbentuknya katarak, maka dari itu saat keluar rumah dan terpapar dengan sinar matahari disarankan untuk menggunakan kacamata hitam.
  • Kurangi konsumsi minuman alcohol. Konsumsi alcohol berlebihan akan mempercepat perburukan katarak.

Jadi, apabila Sobatfit atau orang terdekat berusia 60 tahun keatas, penglihatan mulai berkabut, kacamata sudah tidak lagi berfungsi, dan selalu merasa silau, mungkin saja itu katarak. Segeralah konsultasikan ke dokter di Hellofit!

Stay fit with Hellofit!

dr. Kezi’ah Wulan Tuerah

Baca juga artikel kesehatan lainnya: https://hellofit.id/category/kesehatan/

Referensi:

https://www.aao.org/eye-health/diseases/what-are-cataracts https://www.webmd.com/eye-health/cataracts/what-are-cataracts#1 https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/cataracts/symptoms-causes/syc-20353790

0 Comments

Leave a Reply

More great articles

Nomophobia - Gadget Addiction - Ketergantungan Gadget

Nomophobia Smartphone, Apakah Itu Anda?

Pesatnya kemajuan teknologi smarthphone ( telepon pintar) diera digital sudah tidak diragukan lagi. Kini, dengan adanya smartphone pesan dan informasi…

Selengkapnya

Diduga Tercemar Bakteri Listeria, Jamur Enoki di Indonesia Ditarik dari Peredaran

Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian memerintahkan penarikan dan pemusnahan Jamur Enoki yang masih beredar di Indonesia. Hal ini didasarkan…

Selengkapnya

Kenali Gejala dan Cara Pengobatan Chikungunya

Chikungunya merupakan penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus Chikungunya. Sama dengan penularan demam berdarah dan Zika, penyebaran virus ke tubuh…

Selengkapnya
Arrow-up