COVID-19 di RI

(data per 25 Oktober 2020)
389712
Positif
313764
Sembuh
13299
Meninggal
Pencegahan Info Kasus

Miopia (Rabun Jauh)

dr. Monicha Cicilia

Rabun jauh atau yang dalam bahasa kedokterannya disebut miopia merupakan salah satu penyakit mata yang paling sering ditemui. Bahkan kita sering sekali menemui penyakit ini di tetangga, teman dan bahkan keluarga kita sendiri. Apalagi di era digital seperti ini dengan kemajuan teknologi yang begitu cepat, semakin banyak orang menggunakan gadget dalam jangka waktu yang lama dan penggunaan gadget yang berlebihan serta terlalu dini pada anak-anak. Paparan sinar dari layar gadget inilah salah satu yang diduga berperan besar dalam menyebabkan terjadinya rabun jauh. Diperkirakan tahun 2050, jumlah penderita rabun jauh di dunia menjadi 50% dari jumlah populasi. Tapi tidak perlu kuatir dulu, penyakit ini bisa dicegah dan diterapi ya. Disini saya akan membantu menjelaskan seluk beluk tentang rabun jauh ini mulai dari arti rabun jauh itu sendiri sampai ke terapi dan pencegahannya. Yuk, kita simak dan belajar bersama.

Apa Itu Rabun Jauh?

Rabun jauh/miopia adalah suatu kelainan mata dimana menyebabkan objek yang letaknya jauh terlihat kabur, tapi mampu melihat objek yang dekat dengan jelas. Contohnya seperti membaca tulisan di papan tulis, melihat rambu lalu lintas, dan melihat benda yang berjarak beberapa meter didepan anda.

Rabun jauh ini terjadi karena mata gagal memfocuskan cahaya yang masuk ke mata sehingga bayangan objek yang seharusnya jatuh tepat pada retina mata kita menjadi jatuh di depan retina. Retina ini yang nanti akan melanjutkan informasi yang didapatkan mata untuk di transfer ke otak. Karena bayangan yang dilihat jatuh didepan retina maka objek yang dilihat jauh tersebut menjadi kabur. Rabun jauh ini dikenal juga dengan istilah mata minus.

Penyebab Rabun Jauh

Rabun jauh disebabkan karena bentuk bola mata yang terlalu panjang atau lensa mata yang terlalu melengkung. Penyebab pastinya memang belum diketahui pasti, tetapi faktor genetik/keturunan dan lingkungan diduga menjadi faktor resiko penyebab terjadinya rabun jauh.

Berikut beberapa contoh faktor lingkungan yang dapat menyebabkan terjadinya rabun jauh :

  • Penggunaan gadget yang terlalu lama
  • Penggunaan gadget yang terlalu dini pada anak
  • Pencahayaan yang kurang saat membaca atau bekerja
  • Kebiasaan membaca dan menonton televisi terlalu dekat
  • Terlalu sering beraktivitas di dalam ruangan
  • Sering begadang

Gejala Rabun Jauh

Penderita rabun jauh akan mengalami gejala seperti berikut

  • Pandangan jauh kabur
  • Sakit kepala
  • Mata mudah Lelah
  • Sering mengedipkan mata
  • Memicingkan mata bila melihat objek yang jauh
  • Sering mengucek mata

Kapan Harus ke Dokter?

Sebaiknya memeriksakan mata secara rutin setahun sekali terutama untuk anak-anak supaya bila ada rabun jauh bisa diketahui secara dini. Anda juga bisa ke dokter bila mengalami gejala rabun jauh seperti pandangan jauh kabur, mata mudah lelah, apalagi bila sudah mengganggu aktivitas sehari-hari. Dan pada anak-anak apabila sering memicingkan mata, mengedipkan mata, ada masalah dalam membaca tulisan di papan tulis sekolah sebaiknya bisa dikonsultasikan ke dokter mata nanti dokter yang akan memeriksakan dan mendiagnosis lebih lanjut secara tepat.

Jangan tunda dan segera ke dokter bila mengalami ada bayangan seperti tirai pada mata, ada kilatan cahaya pada mata dan sakit kepala berat.

Pengobatan Rabun Jauh

Tujuan pengobatan adalah untuk mengembalikan agar bayangan jatuh pada retina sehingga pandangan jauh dan dekat menjadi jelas. Ada beberapa pilihan pengobatan pada pasien rabun jauh, tentu nanti dokter mata anda yang akan memilihkan pengobatan mana yang tepat untuk anda karena akan disesuaikan dengan kondisi mata, kondisi Kesehatan, keparahan penyakit anda ya.

  • Penggunaan kacamata
    Ini merupakan salah satu pengobatan yang paling sederhana yang dapat dipilih, penggunaan kacamata ini harus digunakan setiap saat dan pembuatannya mengikuti resep kacamata dari dokter berdasarkan keparahan dari rabun jauh anda.
  • Penggunaan lensa kontak
    Lensa kontak dapat dipilih sebagai salah satu alternatif pengobatan bila anda memiliki rabun jauh yang berat selama bertahun-tahun karena disamping dapat mengurangi berat dan ketebalan lensa pada kacamata, juga mengeliminasi kesulitan akibat pemakaian lensa yang tebal tersebut.
  • Operasi dengan laser (LASIK)
    Operasi dengan sinar laser dengan cara memperbaiki bentuk lensa mata. Pengobatan ini bisa membuat mata penderita menjadi normal Kembali, dan hasilnya banyak yang memuaskan. Tapi LASIK tidak bisa dilakukan pada anak-anak dimana bola mata masih bertumbuh dan pada keadaan rabun jauh yang masih berubah-ubah atau terus bertambah karena nanti dikuatirkan setelah operasi maka ukuran minus nya akan kembali seperti semula. Sehingga disarankan dilakukan pada usia diatas 21 tahun.
  • Implant lensa mata
    Implant lensa mata buatan adalah dengan dilakukan pencangkokan pada lensa mata pasien rabun jauh dengan jenis lensa yang beragam tergantung dari kebutuhan pasien.

Pencegahan Rabun Jauh

Rabun jauh bisa dicegah dengan menjaga Kesehatan mata ya. Berikut beberapa tips untuk menjaga Kesehatan pada mata anda :

  • Makan makanan bergizi seimbang terutama yang kaya vitamin A dan D seperti wortel, ikan, minyak ikan, hati ayam,susu, keju
  • Hindari merokok
  • Hindari begadang
  • Mencegah mata lelah dengan mengalihkan pandangan dari komputer atau gadget, atau saat membaca, setiap 20 menit, selama 20 detik, dan memandang objek lain yang jaraknya 20 kaki atau 6 meter
  • Anak dibawah 2 tahun sebaiknya belum dikenalkan dengan gadget terlebih dahulu
  • Gunakan kacamata hitam saat berpergian keluar ruangan di siang hari
  • Lakukan pemeriksaan mata rutin setahun sekali
  • Istirahat yang cukup
  • Banyak minum air putih
  • Gunakan kacamata dengan ukuran yang tepat
  • Perbanyak aktivitas diluar ruangan
  • Mengendalikan kondisi kesehatan kronis, misalnya diabetes dan tekanan darah tinggi. Kondisi tersebut bisa memengaruhi penglihatan Anda jika tidak ditangani dengan serius

Nah, sekarang sudah mulai mengertikan apa itu rabun jauh dan bagaimana mencegahnya. Yuk, kita sama-sama menjaga kesehatan mata kita dan mulai rutin memeriksakan mata ke dokter mata walau merasa mata belum ada keluhan. Karena mata adalah jendela dunia, melalui mata kita bisa belajar banyak hal dan melihat keindahan dunia.

Salam sehat, Hellofit!

dr. Monicha Cicilia

Baca juga artikel kesehatan lainnya: https://hellofit.id/category/kesehatan/

Referensi :

  1. Vaughanand Asbury. 2007. General Ophthalmology 17 th edition. Jakarta: Penerbit Buku kedokteran EGC.
  2. Kanski, Jack J. 2011. Clinical Ophthalmology : A Sistem Approach. 7th edition. Philadelphia : Elsevier Saunders
  3. Ilyas, Sidarta 2013. Ilmu Penyakit Mata. Edisi keempat. Balai Penerbit FKUI; Jakarta.
  4. Sowka JW, Gurwood AS, Kabat AG. Handbooks of Ocular Disease Management.New York: Johson Publishing LLC, 2001
  5. Duke Elder, SS. System Ophthalmology. Ophthalmic Optiks and Refraction. St. Louis : CV, Mosby Co, 1970; V: 300-355.
  6. Hartono, Yudono RH, Utomo PT, Hernowo AS. Refraksi dalam: Ilmu Penyakit Mata. Suhardjo, Hartono (eds). Yogyakarta: Bagian Ilmu Penyakit Mata FK UGM,2007;185-7.

0 Comments

Leave a Reply

More great articles

Apakah Minuman Kolagen Efektif dan Aman Dikonsumsi?

Belakangan, kian banyak produk berbasis kolagen yang dijual di pasaran salah satunya adalah minuman kolagen. Minuman kolagen disebut-sebut dapat membuat…

Selengkapnya

Gejala, Cara Mencegah dan Mengobati Disentri

Disentri merupakan penyakit yang disebabkan oleh bakteri atau amoeba namun lebih sering disebabkan oleh bakter Shigela. Selain disebabkan oleh bakteri…

Selengkapnya

Konsumsi Alkohol Tidak Akan Mematikan Virus, Ini Efeknya Bagi Tubuh

Semenjak wabah Covid-19 ada banyak pandangan yang berseliweran baik melalui aplikasi chat, media sosial maupun media mainstream. Dari beragam pandangan…

Selengkapnya
Arrow-up