COVID-19 di RI

(data per 19 Oktober 2020)
365240
Positif
289243
Sembuh
12617
Meninggal
Pencegahan Info Kasus
Nomophobia - Gadget Addiction - Ketergantungan Gadget

Nomophobia Smartphone, Apakah Itu Anda?

dr. Thomas A Husada

Pesatnya kemajuan teknologi smarthphone ( telepon pintar) diera digital sudah tidak diragukan lagi. Kini, dengan adanya smartphone pesan dan informasi dapat disampaikan dalam waktu yang singkat, perbedaan ruang dan waktu tidak lagi menjadi penghalang dalam berkomunikasi. smarthpone dengan segala kapasitasnya telah menjadi kebutuhan yang tidak terlepaskan bagi banyak orang. Sebagaimana diketahui, beberapa aplikasi smartphone sangat membantu dan memudahkan pekerjaan serta aktifitas sehari-hari selain berkomunikasi. Tidak heran banyak orang yang kemudian menaruh perhatian lebih besar pada layar smart phone-nya daripada lingkungan atau keluarganya bahkan dapat membuat seseorang bergantung kepada smartphonenya.

Tahukah sahabat hellofit bahwa ketergantungan terhadap smartphone, dapat mengalami nomophobia?

NOMOPHOBIA (no-mobile-phone phobia ) digunakan untuk menggambarkan kondisi psikologis ketika seseorang memiliki syndrom ketakutan, jika pisahkan dari konektivitas telepon seluler. atau fobia tidak menggunakan ponsel, dengan anggapan tidak bisa dilepaskan dari kehidupan sehari hari.

Penyebab Nomophobia

Smartphone adalah alat komunikasi yang sangat cepat menghubungkan kita dengan orang lain melalui pesan singkat, layanan chatting, atau pun media sosial, game, dan beragam aplikasi . Karena fungsinya ini, smartphone seolah-olah bisa menarik perhatian kita untuk terus-terusan menggunakannya. Lalu kita pun bisa merasa ketergantungan, menganggap ponsel adalah satu-satunya benda yang bisa menghubungkan kita dengan orang lain dan media yang tidak bisa dilepaskan dalam kehidupan sehari hari dan selalu ada di dekat genggaman.

Gejala Nomophobia Smartphone

  1. Mengalami rasa takut ketika tidak dapat mengunakannya, sperti konektivitas terputus atau pulsa yang habis atau hp jauh dalam genggaman. Penderita Selalu memastikan bahwa smartphone tetap bisa digunakan dan tidak jauh dari jangkauan dirinya.seperti membawanya ke tempat tidur, kamar mandi, dan selalu dipastikan berada di kantong baju atau celana.
  2. Munculnya rasa cemas, dan perasaan bergejolak ketjika batrai ponsel habis, dan penderita nomophobia selalu memastikan pengisi batrei tersedia untuk menghindari putusnya informasi.
  3. Mengecek smartphone bahkan beberapa kali dalam satu jam, untuk memastikan belum melewatkan pemberitahuan update terbaru dismartphone.
  4. Merasa stres dan kesepian dan selalu menunggu jika tidak ada pemberitahuan kontak pesan yang masuk.
  5. Menurunnya konsentrasi karena lebih terfokus kepada layar ponsel dibandingkan dengan menyimak pembicaraan secara langsung. Akibatnya, menurunkan kepedulian penderita untuk mendengarkan dan melihat yang sedang dikomunikasikan.
  6. Penderita nomophobia merasa lebih suka membuka jejaring sosial secara online. Seringkali ia mementingkan interaksi di dunia maya dibandingkan dalam kehidupan nyata. nomophobia lebih suka interaksi virtual dan menghindari untuk menghadapi interaksi sosial.
  7. Ganguan susah tidur. Penderita selalu memastikan telepon tetap berdering selama 24 jam. Beberapa dari mereka sering melihat layar telepon untuk menghindari hilangnya notifikasi sehingga menurunkan kualitas waktu tidur yang berdampak kepada kesehatan tubuh.
  8. Narcissistic personality disorder atau gangguan narsisme, Narsistik adalah kondisi gangguan kepribadian dimana seseorang akan menganggap dirinya sangat penting dan harus dikagumi. Seperti selfie dan upload poto setiap saat, posting status di media sosial secara berlebihan. Pengidap kepribadian narsistik biasanya merasa bahwa dirinya memiliki pencapaian yang luar biasa dan lebih baik dari orang lain dan merasa bangga secara berlebihan pada dirinya.

Dampak Buruk Nomopohobia

  1. Penderita nomophobia cenderung tidak peduli dan mengabaikan aspek-aspek penting dari kehidupan mereka. Nomophobia smartphone membuat orang yang menderita efeknya menjadi semacam “budak”. Penderita nomophobia memaksa seseorang untuk memeriksa ponsel mereka terus-menerus, hal itu dapat mempengaruhi pekerjaan, hubungan dengan keluarga, sosial bahkan secara umum yang menuntut perhatian.
  2. Seseorang yang menderita nomophobia merasa cemas dan ketakutan serta stress jika smartphone tidak dalam genggaman, batrei habis, smartphone hilang, dan internet mati. Dalam keadaan situasi stres tersebut akan memicu respon tubuh, baik secara fisik ataupun mental. Respon tubuh terhadap stres dapat berupa napas dan detak jantung menjadi cepat, otot menjadi kaku, dan tekanan darah meningkat, serta timbulnya masalah kesehatan lainnya.
  3. Dampak negatif smartphone bagi kesehatan bila digunakan secara berlebihan, menimbulkan masalah pada penglihatan, nyeri pada persendian, mudah lelah, memicu keruskaan otak karena efek radiasi, kanker, sakit kepala, infeksi bakteri yang terpapar dari bakteri yang menempel di layar smartphone.
  4. Gangguan Susah tidur (insomnia) dapat mengakibatkan konsekuensi yang berbahaya. Beberapa orang bahkan bangun pada kesempatan yang tak terhitung jumlahnya selama malam hari, untuk memastikan bahwa mereka masih memiliki koneksi dan memeriksa update pada jaringan sosial mereka, insomnia ini menimbulkan efek tidak baik bagi kesehatan. Terjadinya gangguan tidur dapat menyebabkan gangguan kesehatan seperti stroke, penyakit jantung, tekanan darah tinggi, obesitas, dan menurunkan sistem kekebalan tubuh.
  5. Dilansir dari situs Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan. Pada Pelajar, nomophobia berpengaruh kepada konsentrasi belajar, interaksi sosial anak, dan menghambat kreativitas serta semangat anak yang mempengaruhi tumbuh kembangnya.

    Menurutnya, beberapa waktu lalu para ahli psikolog melakukan sebuah penelitian kepada para pelajar tentang penyakit nomophobia ini. Menurut hasil penelitian sekitar 72% dari hampir 1.000 pelajar sudah memiliki ponsel atau smartphone sendiri. Kisaran umur mereka di antara 11-12 tahun. Para pelajar tersebut biasanya menghabiskan waktu untuk bermain ponsel rata-rata 5-6 jam sehari. Dari hasil tersebut pun terungkap bahwa 25% anak-anak menunjukkan gejala penyakit nomophobia.
  6. Nomophobia, mengurangi interaksi dan hubungan sosial. karena Ponsel telah secara efektif mengisi kekosongan. misalnya, dengan bantuan media sosial yang dapat terhubung dengan orang lain, hampir sepanjang waktu dapat memiliki ribuan teman media sosial (teman-teman virtual) dan tidak perlu bertatap muka secara langsung.
  7. Nomofobia dapat menempatkan tekanan ekonomi dalam keluarga karena penggunaan data (pulsa internet) yang berlebihan. Hal ini dapat menjadi ancamam psikologis di masa perekonomian yang sedang sulit.

Bagaimana Cara Terhindar Dari Nomophobia Smartphone?

  1. Gunakan aplikasi yang benar-benar dibbutuhkan. Memasang aplikasi yang banyak diponsel dapat memicu seseorang untuk menghabiskan waktu di smartphone. Oleh karena itu, tidak memasang banyak aplikasi dapat menjadi cara yang baik untuk menghindari godaan.
  2. Teknologi hadir dalam hidup kita untuk membantu kita, bukan untuk mengubah kita menjadi budak. Itulah sebabnya, menggunakan teknologi dengan cara yang tepat selalu menjadi pilihan yang cerdas.
  3. Matikan ponsel anda pada malam hari agar anda bisa tidur dengan lebih tenang. Dan. Cobalah meninggalkan ponsel di rumah untuk waktu yang singkat, misalnya sewaktu anda berbelanja, makan malam, atau berjalan jalan. Hal ini dimaksudkan agar adanya pengurangan penggunaan smartphone.
  4. Mengajak keluarga atau teman-teman untuk memiliki interaksi pribadi secara langsung tanpa smartphone. Adakan pertemuan, jalan-jalan, atau rencanakan liburan akhir pekan. Sisihkan waktu tertentu setiap hari untuk anda mematikan telepon.
  5. Pembatasan ponsel di sekolah/perguruan tinggi, penggunaan ponsel diberlakukan dengan ketat. Untuk Mendorong kegiatan sosial yang disalurkan secara kreatif. Lebih diutamakan melakukan kegiatan fisik, interaksi sosial, dan kegiatan yang menumbuhkan kreativitas siswa.
  6. Orangtua mengawasi penggunaan ponsel terutama pada anak-anak, karena hal ini dapat mengganggu interaksi sosial dengan keluarga secara signifikan, dan meminimalisir kecanduan terutama pada game yang terdapat di smartphone.

    Dengan demikian, perilaku NOMOPHOBIC memperkuat kecenderungan yang dapat menimbulkan perubahan sosial. Nomofobia dapat berkembang sebagai ancaman terhadap “kesehatan sosial, mental dan fisik” bagi para penderitanya. Maka hindarilah jangan sampai kita menjadi penderita nomophobia ya!

    Yuk, sahabat hellofit batasi penggunaan smartphone secara bijak, tepat, sehat, dan sesuai kebutuhan. Luangkan waktu untuk hal yang lebih bermanfaat seperti berkumpul dengan keluarga, berolahraga, menyalurkan hobi kreatif, dan melakukan kegiatan yang lebih bermanfaat. Tetap jaga kesehatan ya !

Salam Sehat Hellofit!

dr. Thomas Alfa Husada
RS Kartini Rangkasbitung Lebak, Banten

Baca juga artikel kesehatan lainnya: https://hellofit.id/category/kesehatan/

Referensi:

https://itjen.kemdikbud.go.id/public/post/detail/nomophobia

International Journal of Preventive Medicine. Nomophobia and health hazards: Smartphone use and addiction among university students. http://www.ijpvmjournal.net/article.asp?issn=2008-7802;year=2019;volume=10;issue=1;spage=202;epage=202;aulast=Daei

Sudip Bhattacharya, Md Abu Bashar, and Amarjeet Singh. Journal family and medicine and primary care. NOMOPHOBIA: NO MObile PHone PhoBIA. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC6510111/

https://ehorus.com/nomophobia/

https://www.healthline.com/health/anxiety/nomophobia#treatment
https://www.news.com.au/lifestyle/health/nomophobia-the-word-of-the-year-has-been-crowned-butchances-are-youve-never-heard-it/news-story/3f791f5d32e0379f71cc6ea654dbfda7

https://www.itstimetologoff.com/2017/04/25/5-signs-youre-suffering-from-nomophobia/

0 Comments

Leave a Reply

More great articles

Insomnia dan Cara Menanganinya

Insomnia atau kesulitan tidur pada malam hari adalah hal yang paling tidak menyenangkan. Setelah beraktivitas sepanjang hari, harapannya malam anda…

Selengkapnya

Kenali Gejala Kanker Prostat

Prostat merupakan kelenjar yang memiliki saluran sendiri yang ada pada sistem reproduksi pria yang berfungsi mengeluarkan cairan mani yang bercampur…

Selengkapnya

Pentingnya Mempersiapkan Kotak P3K di Rumah

Sebenarnya anjuran untuk menyediakan kotak Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) di dalam rumah bukan lagi anjuran baru tapi masih banyak…

Selengkapnya
Arrow-up