COVID-19 di RI

(data per 24 November 2020)
506302
Positif
425313
Sembuh
16111
Meninggal
Pencegahan Info Kasus

Peneliti Temukan Potensi Obat Asma Sembuhkan Alzheimer

Hellofit

Alzheimer merupakan penyakit demensia yang paling umum terjadi terutama pada lanjut usia. Namun serangan Alzheimer dini juga mungkin terjadi pada orang yang berusia 30 atau 40 tahun. Gejalanya ditandai dengan penurunan kemampuan berpikir terutama melupakan apa yang baru saja dilakukan. Ini juga dapat mengganggu perilaku seperti selalu curiga dan merasa tidak aman serta kesulitan dalam berinteraksi secara sosial.

Baca Juga: Hindari Tiga Kebiasaan Buruk Dalam Mencuci Tangan

Sejauh ini pengobatan Alzheimer bersifat simptomatik atau menyasar gejala yang ditimbulkan saja. Beberapa obat mungkin digunakan untuk mengurangi penurunan memori. Namun baru-baru ini sebuah uji laboratorium yang dipublikasikan di Jurnal ACS Chemical Neuroscience menghasilkan temuan menarik untuk pengobatan Alzheimer. Obat asma Salbutamol dinyatakan mampu mencegah pembentukan kusut protein berserat yang merupakan ciri khas dari penyakit Alzheimer.

Memang, sel-sel saraf pada orang dengan Alzheimer mengandung plak serta gumpalan serat yang khas biasnaya disebut sebagai kusut neurofibrillary di dalam sel. Plak terdiri dari protein beta-amiloid, sedangkan protein lain yang disebut tau membentuk kusut. Dua protein ini sempat diduga sebagai penyebab Alzheimer sehingga beberapa obat digunakan untuk menghilangkan protein beta-amiloid namun gagal menunjukkan efek positif pada penderita Alzheimer.

Saat ini para peneliti sedang fokus menyasar protein tau penyebab kekusutan pada saraf dengan obat-obatan. Pada orang normal, protein tau sebenarnya berfungsi untuk menstabilkan jaringan internal tabung mikroskopis yang mengangkut nutrisi dan molekul lain di sekitar sel saraf. Namun pada penderita Alzheimer, protein ini keluar dari peran tersebut dan membantuk benang, bersatu sama lain dan menciptakan kekusutan di saraf.

Para peneliti sedang mencoba mengatasi kekusutan ini dengan empat obat yang memiliki struktur kimia mirip hormon epinefrin yang dapat menstabilkan protein tau. Ada dua yang menunjukkan efektifitasnya untuk menstabilkan protein tau yaitu obat serangan jantung dan gagal jantung, Dobutamin dan obat asma Salbutamol. Peneliti lebih memilih penggunaan Salbutamol karena penggunaannya lebih mudah karena dalam bentuk inhaler. Kendati penelitian ini baru pada tataran uji laboratorium sehingga perlu penelitian lebih lanjut untuk menguji efektifitasnya pada manusia, ini adalah awal yang baik bagi penemuan pengobatan Alzheimer di masa depan.  

Sekilas tentang Salbutamol

Salbutamol juga dikenal dengan nama Albuterol berfungsi untuk mencegah dan mengobati mengi dan sesak napas karena asma dan penyakit paru obstruktif kronis. Obat ini termasuk obat penawar cepat dan dikenal sebagai bronkodilator atau yang dapat memperluas permukaan bronkus dan bronkiolus pada paru-paru sehingga dapat menyerap oksigen lebih optimal.

Anda juga perlu ingat bahwa obat memiliki efek samping. Orang yang menggunakan Salbutamol mungkin mengalami gugup, gemetar, pusing, sakit kepala, mual, dan mulut kering. Ini juga mungkin meningkatkan tekanan darah. Sehingga penggunaan obat ini wajib menggunakan resep dokter karena dokter akan mempertimbangkan bahwa manfaat obat ini untuk anda jauh lebih besar dari efek samping yang mungkin ditimbulkannya.

(JFS/FS)

Referensi:

https://www.medicalnewstoday.com/articles/asthma-drug-could-serve-to-treat-alzheimers-disease#Giant-microscope

https://www.webmd.com/drugs/2/drug-4872-1697/albuterol-sulfate-inhalation/albuterol-salbutamol-breath-activated-inhaler-oral-inhalation/details

0 Comments

Leave a Reply

More great articles

Kenali Gejala dan Pengobatan Hemorrhoid

Istilah hemorrhoid mungkin masih asing di telinga sebagian orang. Tapi istilah wasir atau ambeien sangat sering sekali di dengar. Banyak…

Selengkapnya

Minum 2-3 Cangkir Kopi Sehari Bisa Turunkan Berat Badan, Lho!

Siapa yang menyukai kopi? Minuman terbaik di seluruh dunia ini memiliki banyak manfaat kesehatan seperti dapat mengurangi risiko penyakit jantung,…

Selengkapnya

15 Sumber Serat Ini Bantu Atasi Sembelit

Sembelit merupakan masalah yang umum terjadi pada setiap orang dan hampir selalu memunculkan perasaan tidak nyaman dan mengganggu aktivitas sepanjang…

Selengkapnya
Arrow-up