COVID-19 di RI

(data per 24 November 2020)
506302
Positif
425313
Sembuh
16111
Meninggal
Pencegahan Info Kasus

Semua Hal tentang Alzheimer yang Perlu Kamu Ketahui

Hellofit

Penyakit Alzheimer ditemukan pertama kali oleh seorang psikiater asal Jerman bernama Aloysius Alzheimer setelah mendapat pasien yang mengalami kehilangan ingatan jangka pendek dan disorientasi. Alzheimer termasuk pada golongan demensia yang paling umum terjadi ditandai dengan penurunan kemampuan berpikir, berperilaku dan sosial sehingga kehilangan kemandirian.   

Baca Juga: Cari Tahu Manfaat Jamur Tiram untuk Kesehatan

Orang yang menderita Alzheimer mulai melupakan apa yang baru saja dialami atau topik yang baru saja dibicarakan. Hal ini dapat berubah menjadi lebih buruk hingga kesulitan melakukan tugas sehari-hari. Beberapa obat yang biasa diberikan kepada penderita Alzheimer dapat mengatasi gejala dan memperlambat penurunan kemampuan berpikir dan berperilaku tapi hanya untuk sementara waktu.

Serangan Alzheimer dini

Biasanya Alzheimer memang diderita orang tua di atas 65 tahun tetapi tidak menutup kemungkinan penyakit ini menyerang orang yang berusia 30 atau 40 tahunan. Serangan Alzheimer dini memiliki gejala yang sama dengan Alzheimer umum. Bedanya hanya objek penderitanya yang tidak wajar karena masih tergolong muda.

Meski jarang terjadi, penyakit Alzheimer juga dapat diturunkan secara genetik dan orang yang menerima gen ini biasanya mengalami gejala Alzheimer pada usia muda antara usia 30 hingga 50 tahun. Berikut tanda-tanda yang patut anda curigai ketika terjadi pada usia muda dan segera mencari bantuan profesional untuk penanganan:

  • Lupa dengan hal atau tanggal penting bahkan yang baru saja dipelajari.  
  • Meminta informasi yang sama secara berulang.
  • Kesulitan dalam memecahkan masalah dasar seperti melacak tagihan
  • Kehilangan jejak di mana anda berada dan bagaimana anda bisa di sana
  • Kesulitan bergabung dengan percakapan atau menemukan kata yang tepat untuk sesuatu
  • Salah meletakkan benda dan sulit menemukannya
  • Perubahan mood dan kepribadian

Gejala umum

Gejala yang umum terjadi pada penderita Alzheimer adalah kehilangan memori. Beberapa orang akan mengalami lupa pada saat-saat tertentu dan hal itu tergolong wajar. Namun orang dengan Alzheimer akan mengalami hal yang jauh lebih parah seperti melupakan nama anggota keluarga dan benda yang digunakan sehari-hari. Bisa tersesat di tempat yang sering dikunjungi. Mengulangi percakapan dan pertanyaan dan tidak mengingat janji yang baru saja diucapkan.

Alzheimer tidak hanya mengganggu kemampuan berpikir tapi juga suasana hati dan perilaku. Orang dengan penyakit ini akan menarik diri dari komunitas sosial dan menjadi apatis. Suasana hati berubah dan sering marah. Kehilangan kepercayaan dan selalu curiga pada orang lain. Sering kali merasa miliknya dicuri orang lain. Mengalami depresi, delusi dan gangguan tidur.  

Cara mencegah

Hal yang mungkin dilakukan untuk membantu pencegahan terjadinya Alzheimer adalah dengan melakukan gaya hidup sehat. Olahraga rutin akan membantu mencegah perkembangan Alzheimer atau memperlambat orang-orang yang sudah mengalami gejalanya. Konsumsi lebih banyak sayur dan buah-buahan, biji-bijian, minyak zaitun, ikan, unggas, telur dan susu dalam jumlah sedang. Selain itu, anda juga perlu memperhatikan pola tidur. Tidurlah yang cukup antara 7-8 jam setiap malam.

Apa yang perlu dilakukan jika telah didiagnosis alami Alzheimer?

Penyakit ini memang sulit diatasi tapi dengan membangun pandangan positif, tetap aktif dan terlibat dalam berbagai kegiatan sosial akan lebih membantu. Jangan pernah merasa bahwa anda sendirian. Andalkan teman dan keluarga sebanyak mungkin. Ini juga menjadi peringatan bagi sahabat dan keluarga agar lebih memperhatikan sahabat atau keluarganya yang mengalami Alzheimer.

Tetap hidup sehat dengan mengkonsumsi makanan sehat, berolahraga teratur, mengurangi alkohol dan kurangi stres dengan relaksasi dan meditasi. Selalu berkonsultasi dengan dokter yang menangani untuk mendapatkan petunjuk yang tepat serta mengawasi perkembangan anda. Siapkan masa depan dengan tetap tenang dan santai tanpa memperburuk kekhawatiran dan kecemasan.

Pengobatan

Untuk saat ini pengobatan Alzheimer baru mengatasi gejala yang ditimbulkan dan berupaya memperlambat penurunan memori dan perilaku yang dialami oleh penderita. Hal ini berguna untuk membantu penderita agar lebih mampu mandiri dibanding tanpa mendapatkan pengobatan. Ketika kondisi sudah semakin parah dukungan pengasuh dan keluarga akan sangat dibutuhkan untuk membantu aktivitas sehari-hari orang dengan Alzheimer.

(JFS/FS)

Referensi:

https://www.hopkinsmedicine.org/health/conditions-and-diseases/alzheimers-disease/earlyonset-alzheimer-disease

https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/alzheimers-disease/symptoms-causes/syc-20350447

https://www.health.harvard.edu/alzheimers-and-dementia/what-can-you-do-to-avoid-alzheimers-disease

0 Comments

Leave a Reply

More great articles

Baik Untuk Sistem Imun, Konsumsi Vitamin C Berlebih Apakah Berbahaya?

Mengonsumsi vitamin C merupakan salah satu cara meningkatkan daya tahan tubuh. Vitamin yang dikenal juga dengan sebutan asam askorbat ini…

Selengkapnya

Epilepsi, Penyakit yang Sering Dianggap Kutukan

Epilepsi merupakan gangguan sistem saraf pusat yang terjadi dalam jangka waktu yang lama umumnya mengakibatkan kejang dan kehilangan kesadaran. Namun…

Selengkapnya

4 Langkah Tingkatkan Kekebalan Tubuh Secara Alami

Di masa pandemi virus corona seperti sekarang, sangat penting untuk menjaga kekebalan tubuh. Seperti disampaikan Neha Vyas, M.D, spesialis kedokteran…

Selengkapnya
Arrow-up